Berita

Kepala Bakom RI Muhammad Qodari (Foto: YouTube)

Politik

Harga Sawit Dunia Naik, HET Minyakita Tetap Rp15.700 per Liter

SELASA, 23 JUNI 2026 | 09:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempertahankan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita sebesar Rp15.700 per liter meski biaya produksi mengalami tekanan akibat kenaikan harga minyak sawit di pasar global. 

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan, ketersediaan minyak goreng dengan harga yang terjangkau menjadi perhatian utama Presiden Prabowo Subianto di tengah dinamika ekonomi yang dihadapi masyarakat.

“Pemerintah telah menyatakan komitmennya untuk mempertahankan harga eceran tertinggi atau HET Minyakita di angka Rp15.700 per liter, meskipun biaya produksi meningkat akibat meningkatnya harga minyak sawit dunia. Bagi Presiden Prabowo, yang utama adalah tersedianya minyak goreng dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia,” ujar Qodari dalam keterangan resminya, dikutip Selasa 23 Juni 2026.


Menurutnya, pemerintah memahami bahwa harga kebutuhan pokok selalu menjadi perhatian masyarakat, terutama kelompok rentan yang paling merasakan dampak gejolak ekonomi. 

Karena itu, stabilitas harga Minyakita dipandang penting untuk menjaga daya beli dan meringankan beban rumah tangga.

“Pemerintah juga mendengar, melihat, dan memahami tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini, khususnya kelompok masyarakat yang rentan. Karena itu, pemerintah memutuskan untuk mempertahankan harga Minyakita,” kata Qodari.

Selain menjaga harga tetap sesuai HET, pemerintah juga memastikan distribusi Minyakita difokuskan ke pasar rakyat. Langkah tersebut dibarengi dengan penguatan pengawasan distribusi dan perbaikan tata niaga agar pasokan tersedia secara merata dan berkelanjutan. 

Lebih jauh, pemerintah menilai stabilitas harga dan ketersediaan pasokan Minyakita tidak hanya berkaitan dengan perlindungan daya beli masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. 

“Bagi pemerintah, menjaga kestabilan harga dan pasokan Minyakita bukan sekadar upaya menjaga daya beli masyarakat, tetapi juga bagian dari penegakan kedaulatan pangan nasional,” tegas Qodari.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya