Berita

Asosiasi Advokat & Akuntan Forensik Indonesia (AAAFI). (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

AAAFI Dorong Standarisasi Penghitungan Kerugian Negara

SENIN, 22 JUNI 2026 | 18:09 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Asosiasi Advokat & Akuntan Forensik Indonesia (AAAFI) resmi melantik Dewan Pengurus Pusat (DPP) periode 2026-2031. Organisasi ini hadir untuk memperkuat pembuktian perkara hukum melalui pendekatan terpadu antara hukum dan akuntansi forensik, termasuk mendorong standarisasi penghitungan kerugian negara.

Ketua Umum DPP AAAFI Jan Samuel Maringka mengatakan, praktik penegakan hukum saat ini tidak lagi cukup mengandalkan analisis hukum normatif. 

"Tetapi juga memerlukan pengujian fakta keuangan, metodologi penghitungan kerugian, serta analisis hubungan kausalitas," kata Jan yang merupakan mantan Jaksa Agung Muda Intelijen itu, Senin 22 Juni 2026.


Menurut Jan, pendekatan Forensic Legal Analysis dibutuhkan untuk menyatukan analisis hukum, akuntansi forensik, penghitungan kerugian keuangan, dan uji kausalitas sehingga hasil pembuktian tidak hanya menghasilkan angka, tetapi juga memiliki dasar hukum dan metodologi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pelantikan pengurus dilakukan berdasarkan SK DPP AAAFI Nomor 01/SK/AAAFI/2026. Jan didampingi Wakil Ketua Umum Dodi S. Abdulkadir dan Mohamad Mahsun, sementara Irwanto dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal.

Di jajaran Dewan Pengawas terdapat sejumlah tokoh hukum nasional, yakni mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva sebagai ketua, bersama Haryono Umar, Denny Kailimang, Soemarjono Soemarsono, As'ad Y. Soengkar, Edy Haryanto, dan Tjandra Sridjaja.

Usai pelantikan, AAAFI menggelar Semiloka Nasional bertema Forensic Legal Analysis: Integrasi Hukum, Penghitungan Kerugian Keuangan, dan Uji Kausalitas dalam Proses Peradilan. Wakil Ketua KPK Agus Joko Pramono menjadi keynote speaker, sementara Hamdan Zoelva, Haryono Umar, dan Rocky Gerung tampil sebagai pembicara dalam diskusi panel.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya