Berita

Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat. (Foto: RMOL)

Politik

PDIP Nasihati Jokowi yang Ingin Prabowo-Gibran Dua Periode

SENIN, 22 JUNI 2026 | 13:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang meminta kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga dua periode menuai tanggapan dari Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat.

Jokowi sebelumnya memberikan arahan kepada kader PSI agar turut mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran hingga dua periode. Menurutnya, kesinambungan pemerintahan diperlukan agar program-program yang telah berjalan dapat dituntaskan dan memberikan hasil yang optimal bagi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Djarot Saiful Hidayat menilai langkah Jokowi tersebut tidak terlepas dari upaya politik yang sedang dijalankan.


“Saya melihat justru Pak Jokowi berjuang untuk mempersiapkan Gibran sebagai the next presiden,” kata Djarot saat ditemui redaksi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 22 Juni 2026.

Djarot juga menyinggung aktivitas Jokowi yang dinilainya kerap melakukan perjalanan ke berbagai daerah untuk memperkuat dukungan politik, termasuk terhadap Gibran Rakabuming Raka.

Menurutnya, posisi Gibran sebagai wakil presiden juga tidak lepas dari polemik hukum yang pernah terjadi, sehingga menimbulkan perdebatan di publik.

“Dia keliling ke mana-mana, meskipun kita tahu Gibran itu terpilih karena melanggar konstitusi sehingga banyak orang menyebut pelanggaran konstitusi ini, sehingga Gibran ini tidak sah sebagai wakil presiden,” ujarnya.

Djarot merujuk pada Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 90 yang menurutnya menjadi dasar perdebatan terkait proses pencalonan Gibran pada Pilpres sebelumnya.

“Berdasarkan putusan MK 90 jelas pelanggaran konstitusi,” tambahnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya