Berita

Bus Transjakarta nomor bodi 19216 mengalami kecelakaan tunggal di Halte Cikoko arah Pluit di Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan. (Foto: Dok. Ditlantas Polda Metro Jaya)

Nusantara

Transjakarta Seruduk Separator di Halte Cikoko, Sopir Luka-luka

SENIN, 22 JUNI 2026 | 13:13 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memastikan layanan di Halte Cikoko dan Halte Tebet Eco Park telah kembali beroperasi normal setelah insiden kecelakaan tunggal yang melibatkan bus operator MYS bernomor bodi 19216 di kawasan Cikoko arah Pluit, Senin pagi, 22 Juni 2026.


"Kami pastikan tidak ada pelanggan di dalam bus saat insiden terjadi. Bus menabrak separator beton ketika dalam perjalanan menuju titik awal pelayanan," kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani dalam keterangan resmi.

Ayu mengatakan, evakuasi telah selesai dilakukan sejak pukul 08.20 WIB dan layanan di Halte Cikoko serta Halte Tebet Eco Park sudah kembali beroperasi normal melayani pelanggan.

Ayu mengatakan, evakuasi telah selesai dilakukan sejak pukul 08.20 WIB dan layanan di Halte Cikoko serta Halte Tebet Eco Park sudah kembali beroperasi normal melayani pelanggan.

"Mengenai penyebab insiden, saat ini masih dalam proses investigasi internal dan penanganan pihak berwajib," kata Ayu.

Secara terpisah, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani menjelaskan awal mula kecelakaan.

Sebelum kejadian kecelakaan bus dengan NRKB B-7190-TGD  yang melaju dari arah Timur menuju arah Barat Jalan Letjen MT. Haryono Wilayah Jakarta Selatan,.

"Sesampainya di TKP depan Menara Hijau Cikoko diduga karena kurang hati-hati dan Konsentrasi sehingga kendaraan menabrak separator Busway disisi kirinya lalu terjadilah tabrakan," kata Ojo.

Akibat kecelakaan tersebut kendaraan bus mengalami kerusakan di bagian depan, sedangkan pengemudi mengalami luka-luka. 

"Selanjutnya korban dibawa ke RS. Tebet untuk mendapatkan perawatan," kata Ojo.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya