Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berziarah ke makam Presiden pertama RI, Soekarno di Kota Blitar, Jawa Timur, Sabtu, 20 Juni 2026. (Foto: Humas Polri)

Politik

Langkah Kapolri Ziarah ke Makam Tokoh Bangsa jadi Teladan Pemimpin Nasional

SENIN, 22 JUNI 2026 | 11:48 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berziarah ke makam para mantan Presiden RI dan tokoh bangsa dinilai bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah teladan nyata tentang pentingnya merawat karakter kepemimpinan sejati.

Penilaian tersebut disampaikan oleh Koordinator Gerakan Indonesia Cerah (GIC), Febri Wahyuni Sabran. Ia memandang gestur spiritual dan nasionalis Kapolri memuat pesan moral yang mendalam bagi para pemimpin masa kini.

"Belajar dari sejarah bukan hanya soal mengenal alurnya, tetapi bagaimana kita menghormati dan meneladani kebajikan-kebajikan yang mereka wariskan. Dan itulah yang dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo," ujar Febri Wahyuni Sabran dalam keterangan tertulisnya, Senin, 22 Juni 2026.


Febri menekankan, penghormatan terhadap sejarah dan tokoh bangsa harus menjadi bagian integral dari karakter seorang pemimpin, bukan sekadar pemanis atau pencitraan semata.

Setiap tokoh yang dikunjungi Kapolri, mulai dari Bung Karno, Pak Harto, hingga Gus Dur memiliki warisan nilai luhur yang berbeda namun saling melengkapi bagi perjalanan bangsa.

“Dari Presiden Abdurrahman Wahid kita belajar tentang simbol pluralisme, toleransi, dan kepemimpinan yang merakyat. Gus Dur dikenang sebagai pemimpin yang menjunjung tinggi hak asasi manusia dan keberagaman Indonesia," tuturnya.

Sementara dari Bung Karno, lanjut Febri, bangsa ini bisa menimba semangat nasionalisme, persatuan, dan visi besar tentang Indonesia yang berdaulat dan bermartabat.

"Sedangkan dari Presiden Soeharto, kita belajar tentang pentingnya stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” urai Febri.

Terakhir, lewat ziarah ke Taman Makam Pahlawan, Febri melihat Kapolri ingin mengirimkan pesan kuat tentang penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh pejuang kemerdekaan tanpa terkecuali.

Jenderal Listyo Sigit melakukan ziarah ke sejumlah makam mantan Presiden dan taman makam pahlawan pada Sabtu, 20 Juni 2026. Kapolri menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari perjalanan batin yang mendalam untuk menggali dan meresapi kembali teladan kepemimpinan dari para pendahulu yang telah berjasa membangun NKRI.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya