Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf melantik sejumlah pejabat baru di lingkungan Kementerian Sosial. (Foto: Dok. Kemensos)

Politik

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

MINGGU, 21 JUNI 2026 | 20:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melempar peringatan keras kepada jajarannya saat melantik delapan pejabat struktural dan fungsional di lobi Kantor Kemensos, Jakarta Pusat. Gus Ipul meminta para pejabat baru memegang teguh integritas demi mengawal program prioritas Presiden, "Sekolah Rakyat".

Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur ini mengibaratkan program Sekolah Rakyat layaknya sebuah ambulans yang sedang melaju kencang menyelamatkan pasien kritis.

"Tugas Anda bukan menghalanginya, melainkan membukakan jalan dan memastikan tidak ada yang menyabotasenya dari dalam maupun dari luar," tegas Gus Ipul dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 21 Juni 2026.


Gus Ipul memberikan rambu-rambu tegas agar tidak ada satu pun jajarannya nekat bermain api. Ia mengharamkan penyimpangan anggaran, permainan proyek, hingga titipan kepentingan pribadi dalam program tersebut.

"Saya tegaskan, saya tidak akan melindungi siapa pun yang terbukti menyelewengkan program ini!" tegas Gus Ipul.

Ia mengingatkan amanah yang diemban para pejabat Kemensos bukan datang dari menteri, melainkan langsung dari jutaan rakyat miskin yang menggantungkan hidup pada bansos dan layanan negara.

"Anak-anak itu datang dari keluarga yang tidak punya apa-apa. Kita tidak boleh memberi mereka setengah-setengah," cetusnya.

Di hadapan para pejabat baru, Gus Ipul menyentil makna integritas yang sesungguhnya. Menurutnya, integritas bukan sekadar jargon anti-korupsi, melainkan keselarasan antara laporan di atas meja menteri dengan realita di lapangan.

Ia juga meminta pejabat eselon II Kemensos untuk membangun super team, bukan menjadi superman yang merasa hebat sendiri namun membuat unit kerja menjadi rapuh.

Sebagai informasi, delapan pejabat yang dilantik Gus Ipul di antaranya Yadi Muchtar (Kepala Biro Umum), Salahuddin (Direktur Pemberdayaan Potensi dan Sumber Daya Sosial), serta Barus Tondra Pramana (Kabag Layanan Pengadaan Barang dan Jasa).

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya