Berita

PM Israel Benjamin Netanyahu (Foto: Kantor PM Israel)

Dunia

Intelijen AS: Netanyahu Berpotensi Gagalkan Kesepakatan Damai Iran

MINGGU, 21 JUNI 2026 | 15:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Laporan intelijen Amerika Serikat menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpotensi mengambil langkah yang dapat menggagalkan kesepakatan damai antara Washington dan Teheran. 

Laporan The Washington Post yang mengutip sejumlah pejabat Amerika Serikat menyebutkan bahwa badan intelijen telah memperingatkan Gedung Putih terkait kemungkinan Israel mengganggu proses perdamaian. 

“Badan-badan intelijen AS telah memperingatkan pemerintahan Trump bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kemungkinan akan mengambil tindakan yang dapat merusak upaya Presiden Donald Trump untuk mengamankan perjanjian perdamaian abadi dengan Iran," demikian isi laporan tersebut, seperti dikutip Minggu, 21 Juni 2026.


Israel disebut akan tetap melanjutkan operasi militer terhadap Hizbullah di Lebanon, meski terdapat kesepakatan dalam memorandum of understanding (MoU) antara Washington dan Teheran yang menyerukan penghentian aksi militer di berbagai front konflik.

Seorang pejabat Amerika Serikat bahkan menilai bahwa keberadaan militer Israel di wilayah selatan Lebanon menjadi ancaman serius bagi stabilitas kesepakatan. 

“Tanpa penarikan penuh Israel, kemungkinan dimulainya kembali permusuhan antara (militer Israel) dan Hizbullah hampir pasti," kata pejabat itu. 

Selain itu, Wakil Presiden AS JD Vance juga mengingatkan Israel agar tidak merusak hubungan dengan sekutu terpentingnya di Washington.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya