Berita

Wapres AS JD Vance (Foto: X)

Dunia

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

MINGGU, 21 JUNI 2026 | 13:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, tiba di Swiss pada Minggu pagi, 21 Juni 2026, untuk memulai rangkaian perundingan teknis dengan delegasi Iran. 

Pesawat yang membawa Vance mendarat di pangkalan udara militer Emmen, dekat Lucerne, sebelum menuju Burgenstock, lokasi perundingan yang dimediasi oleh Pakistan. 

Pembicaraan tersebut merupakan tindak lanjut dari MoU yang telag secara digital oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden AS Donald Trump pada 18 Juni lalu.


Sebelum berangkat dari Washington, Vance menyampaikan keyakinannya bahwa momentum perdamaian yang telah tercipta dapat terus dijaga. 

Dia bahkan optimistis gencatan senjata yang saat ini berlaku mampu dipertahankan oleh kedua negara.

“Saya pikir kita mudah-mudahan akan membuat kemajuan dalam isu nuklir, membuat kemajuan dalam isu gencatan senjata Lebanon,” kata Vance kepada wartawan, seraya menjelaskan bahwa isu program nuklir Iran dan gencatan senjata di Lebanon menjadi dua agenda utama delegasi AS.

Menurut Vance, perundingan diperkirakan berlangsung selama beberapa hari karena kedua pihak masih harus menyelesaikan sejumlah aspek teknis. 

Presiden AS itu mengakui bahwa delegasi Iran kemungkinan akan membawa prioritas dan kepentingan tersendiri ke meja negosiasi.

Saat ditanya mengenai target kunjungannya ke Swiss, Vance menegaskan fokus utama Washington adalah membangun fondasi yang kokoh bagi proses negosiasi jangka panjang. 

“Mempersiapkan segala sesuatunya dengan benar, dan menyusun struktur serta proses negosiasi yang sebenarnya,” ujarnya. 

Sementara itu, delegasi Iran dipimpin Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, sedangkan Pakistan mengirim Perdana Menteri Shehbaz Sharif serta Panglima Angkatan Bersenjata Syed Asim Munir untuk mengawal jalannya proses perdamaian tersebut.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Laksma TNI Salim Usul Konsep Hybrid Maritime Security dalam Forum CADTE di China

Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01

Pengurus Dekranas Diminta Fokus Bina Kualitas Perajin buat Tembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22

Kasus Korupsi Batu Bara Jangan Cuma Berhenti di Febrie Adriansyah!

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55

Polri Bareng Jurnalis Trunojoyo Gelar Padel Bhayangkara Cup 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45

Universitas Bakrie Ajak Pelajar Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Purbaya Terbitkan Aturan Baru, Permudah Impor Senjata hingga Bahan Baku Industri Pertahanan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42

Kasus Blackout Tanggung Jawab Kementerian ESDM

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51

Ini Alasan Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20

Selengkapnya