Berita

Ilustrasi

Politik

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

MINGGU, 21 JUNI 2026 | 12:24 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

PT PLN (Persero) harus segera menyiapkan strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan energi nasional, alih-alih hanya berfokus pada pemulihan pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Sistem Interkoneksi Jawa-Madura-Bali (Jamali).

Anggota Komisi XII DPR, Ateng Sutisna menilai gangguan pasokan listrik yang terjadi menjadi pengingat penting bahwa keandalan sistem kelistrikan nasional harus diperkuat, terutama melalui kepastian pasokan energi primer bagi pembangkit listrik.

"Atas situasi ini, ESDM dan PLN perlu menjelaskan kepada masyarakat mengenai langkah-langkah yang sedang dilakukan, baik untuk menjaga pasokan listrik dalam jangka pendek maupun untuk memperkuat ketahanan energi nasional ke depan," ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu, 21 Juni 2026.


Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian mengenai langkah mitigasi yang dilakukan pemerintah dan PLN, mulai dari penanganan jangka pendek hingga strategi mencegah gangguan serupa terulang di masa mendatang.

Ia juga mengingatkan bahwa persoalan pasokan energi primer telah disoroti dalam rapat kerja Komisi XII DPR bersama Menteri ESDM. Saat itu, DPR menemukan masih terdapat kekurangan kontrak pasokan batu bara untuk kebutuhan PLN tahun 2026 sekitar 20 juta ton dari total kebutuhan 154 juta ton.

"Yang dibutuhkan masyarakat adalah kepastian bahwa ESDM dan PLN memiliki langkah mitigasi jangka pendek, pengamanan pasokan jangka menengah, dan strategi ketahanan energi jangka panjang yang jelas," katanya.

DPR pun mendorong pemerintah memastikan kecukupan pasokan energi primer, memperkuat tata kelola pasokan batu bara, serta menyusun strategi ketahanan energi yang lebih komprehensif melalui diversifikasi sumber energi dan penguatan cadangan energi nasional.

"Masyarakat tentu berharap ESDM dan PLN tidak hanya fokus pada penanganan sesaat, tetapi juga menyiapkan langkah-langkah strategis agar keandalan pasokan listrik nasional semakin kuat dan risiko gangguan serupa dapat diminimalkan," tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya