Berita

Seskab Teddy Indra Wijaya dan Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto (Foto: Instagram)

Politik

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

MINGGU, 21 JUNI 2026 | 11:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Suyudi Ario Seto guna membahas penguatan langkah pencegahan dan pemberantasan narkotika, termasuk potensi penyalahgunaan media baru seperti vape.

Pertemuan tersebut diketahui melalui unggahan Seskab di akun Instagram @sekretariat.kabinet, dikutip Minggu, 21 Juni 2026. 

“Sabtu dini hari, 20 Juni 2026, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya berdiskusi dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Polisi Suyudi Ario Seto, di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta," ungkap Teddy. 


Kedua pihak membahas dinamika peredaran gelap narkotika yang kian kompleks, terutama di wilayah perkotaan besar di Indonesia. 

Koordinasi lintas lembaga juga ditekankan untuk memperkuat langkah deteksi dini dan penindakan jaringan narkotika yang semakin canggih.

"Kepala BNN yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kapolda Banten dan Wakapolda Metro Jaya berkordinasi terkait berbagai upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika yang semakin canggih khususnya di daerah perkotaan besar seluruh Indonesia," kata Teddy.

Salah satu sorotan utama dalam pertemuan tersebut adalah meningkatnya potensi penyalahgunaan rokok elektronik atau vape sebagai media baru peredaran zat berbahaya. 

Hal ini menjadi perhatian serius karena menyasar kelompok usia muda dan membutuhkan penguatan edukasi publik secara masif.

“Salah satu yang menjadi fokus utama BNN adalah bahaya penyalahgunaan rokok elektronik atau vape yang dapat dimanfaatkan sebagai media penggunaan zat berbahaya, serta pentingnya edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda," tegasnya.

Pemerintah, kata Seskab, terus memperkuat sinergi lintas lembaga dalam menutup ruang peredaran narkotika, sekaligus meningkatkan upaya pencegahan berbasis edukasi guna melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya