Berita

Anggota Komisi III DPR dari Daerah Pemilihan Bali, I Nyoman Parta. (Foto: RMOL)

Politik

Nyoman Parta Soroti Tata Kelola Keimigrasian Bali, Dorong KPK Usut Hingga Tuntas

LAPORAN: DESTARITA RAHMAWATI*
SABTU, 20 JUNI 2026 | 22:50 WIB

  Bali sebagai salah satu destinasi utama bagi warga negara asing (WNA) untuk tinggal, bekerja, maupun berinvestasi dinilai memerlukan pengawasan keimigrasian yang semakin kuat. 

Di tengah penyelidikan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap dugaan persoalan di lingkungan Imigrasi, Anggota Komisi III DPR dari Daerah Pemilihan Bali, I Nyoman Parta, berharap proses hukum berjalan secara menyeluruh.

Menurut Parta, persoalan keimigrasian yang selama ini menjadi perhatian publik tidak hanya terjadi di tingkat pusat. Bali, dengan tingginya aktivitas WNA, justru menjadi daerah yang perlu mendapat perhatian lebih.


"Persoalannya bukan hanya terjadi di Jakarta. Justru banyak terjadi di Bali karena orang asing yang mengajukan izin tinggal sebagian besar tinggal di Bali, mengaku investor di Bali, bekerja dan berbisnis di Bali," kata Parta saat ditemui di Gianyar, Bali, Sabtu 20 Juni 2026..

Ia menilai kasus yang kini tengah ditangani KPK menjadi kesempatan untuk menelusuri berbagai persoalan yang selama ini disorot, termasuk dugaan penyalahgunaan visa dan izin tinggal. 

Menurutnya, praktik tersebut dapat berkaitan dengan keberadaan tenaga kerja asing ilegal, perusahaan cangkang, investasi fiktif, praktik nominee, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), penipuan daring, perjudian online, tindak pidana pencucian uang (TPPU), hingga jaringan narkotika internasional.

Atas dasar itu, Parta mengapresiasi langkah awal yang telah dilakukan KPK melalui penggeledahan di Kantor Imigrasi Denpasar. Namun, menurutnya, proses tersebut sebaiknya dilanjutkan dengan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga memiliki keterkaitan.

"KPK tidak boleh hanya berhenti pada penggeledahan. Harus dilanjutkan dengan memeriksa pejabat-pejabat imigrasi di Bali sebagaimana yang saya sampaikan sejak 5 Juni 2026," tegasnya.

Parta berpandangan, besarnya jumlah izin tinggal yang diterbitkan di Bali menjadi alasan penting untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan. Menurutnya, pengawasan yang optimal diperlukan agar tidak muncul celah penyalahgunaan.

Ia juga mengingatkan bahwa proses penerbitan visa maupun izin tinggal tidak selalu melibatkan institusi imigrasi semata. Dalam praktiknya, banyak pemohon memanfaatkan jasa perantara sehingga seluruh pihak yang memiliki peran perlu ditelusuri apabila ditemukan dugaan pelanggaran.

"Seluruh pihak yang ikut berperan dalam penerbitan KITAS maupun izin tinggal bermasalah harus diperiksa," demikian Legislator PDIP itu.

*Kontributor Bali

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya