Berita

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengajak perwakilan mahasiswa untuk ikut serta dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Ende, Gorontalo, dan Papua. (Foto: Setwapres)

Politik

Langkah Wapres Gibran Ajak Mahasiswa Kunker Jadi Preseden Bagus

SABTU, 20 JUNI 2026 | 14:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kunjungan kerja (Kunker) yang dilakukan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka ke Ende, Gorontalo, dan Papua mendapat apresiasi dari kalangan akademisi karena turut mengajak sejumlah mahasiswa.

Pengamat politik dari Universitas Tanjungpura (Untan) Kalimantan Barat, Erdi, menilai mahasiswa merupakan kelompok yang relatif netral dalam memberikan penilaian terhadap kinerja pemerintah.

Menurutnya, melibatkan mahasiswa dalam kunjungan kerja merupakan langkah yang tepat, karena menjadi upaya positif untuk memperkuat ruang dialog antara pemerintah dan generasi muda.


"Apa yang dilakukan Pak Wapres ini sangat tepat. Karena pihak yang sangat netral dalam berpendapat, berbicara, dan menilai kinerja adalah mahasiswa. Mereka inilah kelompok-kelompok terpelajar yang memang sudah seharusnya terlibat atau dilibatkan dalam pengambilan keputusan," kata Erdi dalam keterangannya, Sabtu, 20 Juni 2026. 

Erdi memerhatikan, selama ini mahasiswa kerap mencari ruang untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah, sebelum ada sinyal positif dari Wapres membuka ruang penguatan partisipasi publik dalam proses pembangunan.

"Langkah ini sekaligus mematahkan narasi bahwa Wapres Gibran alergi terhadap mahasiswa dan diskusi intelektual lainnya. Karena ketika Mas Wapres mau menerima mahasiswa, ini merupakan sebuah langkah berani dan mungkin belum pernah terjadi di negara ini," kata Erdi.

"Mahasiswa berada di tengah hiruk-pikuk demonstrasi, kemudian Mas Wapres mampu menerima orang-orang yang memiliki semangat tersebut untuk berbicara, diajak berdialog, dan diserap aspirasinya. Saya pikir ini preseden yang bagus dan bisa menjadi sesuatu yang baik ke depan," sambungnya.

Wakil Dekan III FISIP Untan itu menambahkan, pelibatan mahasiswa juga membuat aspirasi kelompok muda dapat tersampaikan langsung kepada pengambil kebijakan. Dengan demikian, berbagai kritik maupun masukan tidak berhenti pada aksi demonstrasi, tetapi dapat diterjemahkan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah.

"Ketika mahasiswa diberikan saluran dan peran, ini menjadi sebuah langkah maju. Artinya, aspirasi mahasiswa sudah langsung sampai kepada pengambil kebijakan. Kita berharap apa yang menjadi aspirasi mahasiswa dapat diwujudkan oleh Mas Wapres dalam bentuk program atau aksi nyata ke depan," tutur Erdi menambahkan.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya