Berita

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengajak perwakilan mahasiswa untuk ikut serta dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Ende, Gorontalo, dan Papua. (Foto: Setwapres)

Politik

Manuver Gibran Ajak Mahasiswa Kunker untuk Redam Kritik

JUMAT, 19 JUNI 2026 | 09:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Manuver Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengajak sejumlah mahasiswa mengikuti kunjungan kerja ke Papua, Gorontalo, dan Nusa Tenggara Timur dinilai sebagai bagian dari strategi komunikasi politik pemerintah untuk merespons berbagai kritik yang berkembang di kalangan mahasiswa.

Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai langkah tersebut merupakan upaya Gibran menunjukkan keterbukaan pemerintah terhadap aspirasi mahasiswa, terutama terkait program-program prioritas nasional yang belakangan menjadi sasaran kritik.

"Ini semacam manuver politik yang dilakukan Wakil Presiden Gibran untuk menunjukkan keberpihakannya dan menunjukkan tingkat kepeduliannya terhadap berbagai tuntutan yang disampaikan mahasiswa," kata Adi Prayitno lewat kanal Youtube miliknya, Jumat, 19 Juni 2026.


Sebelumnya, Gibran menerima sejumlah aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang menggelar aksi demonstrasi di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan berbagai tuntutan dan kritik terhadap kebijakan pemerintah.

Usai dialog, Gibran menyatakan pemerintah akan terus membuka ruang komunikasi serta menampung berbagai masukan yang disampaikan mahasiswa.

Tak lama setelah itu, Gibran langsung mengajak sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk ikut dalam kunjungan kerja ke sejumlah daerah guna meninjau langsung pelaksanaan program strategis pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Menurut Adi, langkah tersebut memunculkan beragam tafsir politik di ruang publik. Sebagian pihak menilai pendekatan itu sebagai upaya merangkul kelompok-kelompok kritis yang selama ini aktif menyuarakan evaluasi terhadap kebijakan pemerintah.

Meski demikian, Adi melihat pesan utama yang ingin disampaikan Gibran adalah mengajak mahasiswa melihat secara langsung implementasi program-program yang selama ini menjadi objek kritik.

"Pesan politik yang bisa ditangkap dari langkah Gibran mengajak mahasiswa ikut kunjungan kerja adalah memastikan bahwa program-program yang selama ini dikritik, seperti MBG dan Koperasi Desa Merah Putih, berjalan sesuai tujuan dan tetap on the track," ujarnya.

Dengan melihat langsung kondisi di lapangan, lanjut Adi, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai manfaat maupun berbagai tantangan dalam pelaksanaan program pemerintah.

Ia menilai pola dialog dan pelibatan mahasiswa seperti ini penting untuk membangun komunikasi yang lebih konstruktif antara pemerintah dan kelompok kritis, sehingga perbedaan pandangan dapat dikelola dalam ruang demokrasi yang sehat.

"Yang terpenting adalah bagaimana pemerintah dan mahasiswa sama-sama membangun komunikasi yang baik. Kritik tetap diperlukan, tetapi juga harus dibarengi dengan ruang dialog agar program-program yang dijalankan bisa terus diperbaiki dan disempurnakan," pungkasnya.



Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya