Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa

DAX Perpanjang Reli, Kesepakatan AS-Iran Redakan Kekhawatiran Inflasi

JUMAT, 19 JUNI 2026 | 07:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa bergerak bervariasi pada penutupan perdagangan Kamis, 18 Juni 2026, dengan sentimen positif, meski tekanan pada sektor energi, farmasi, dan pertambangan. 

Indeks Euro STOXX 50 naik 0,5 persen dan mencetak rekor penutupan baru di level 6.331, sementara STOXX Europe 600 melemah 0,4 persen ke 637. 

Optimisme investor didorong oleh kesepakatan sementara antara Amerika Serikat dan Iran yang mencakup penghentian konflik selama 60 hari serta dibukanya kembali jalur pelayaran energi melalui Selat Hormuz. 


Perkembangan ini menekan harga minyak dan mengurangi kekhawatiran pasar terhadap potensi lonjakan inflasi maupun pengetatan kebijakan moneter lanjutan oleh Bank Sentral Eropa (ECB).

Di Jerman, indeks DAX menguat 0,4 persen ke level 25.027, menjadi kenaikan keenam secara beruntun sekaligus mencapai posisi tertinggi sejak awal Juni. 

Saham teknologi dan industri menjadi motor penggerak utama, dipimpin oleh Infineon Technologies yang melonjak 6,4 persen. Siemens Energy naik 4,5 persen setelah muncul laporan mengenai rencana pelepasan bisnis kompresor dan turbin uap, sementara Lufthansa bertambah 3,2 persen. Namun, saham produsen mobil dan perusahaan perangkat lunak masih berada dalam tekanan.

Sementara itu, indeks CAC 40 Prancis naik 0,4 persen menjadi 8.468 setelah sempat melemah pada sesi sebelumnya. 

Sektor barang mewah kembali diminati investor, dengan Hermès menguat 2 persen dan Kering melonjak 4,4 persen. Saham industri juga mencatat kinerja positif, dipimpin Airbus yang naik 2,6 persen dan Safran yang bertambah 2,9 persen. STMicroelectronics melesat 4,2 persen mengikuti penguatan sektor semikonduktor global. Sebaliknya, saham energi seperti TotalEnergies turun 2,6 persen seiring melemahnya harga minyak.

Di tingkat sektoral, saham perbankan Eropa masih melanjutkan tren penguatan, dengan UniCredit dan Intesa Sanpaolo masing-masing naik sekitar 0,7 persen. Namun, pelemahan saham perangkat lunak, termasuk SAP yang turun 4,7 persen, serta tekanan pada emiten tambang dan farmasi, membuat pergerakan pasar Eropa secara keseluruhan tetap terbatas.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya