Gedung Bersa Efek Indonesia (
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama perdagangan Selasa siang 17 Juni 2026 berakhir di zona merah.
Hingga penutupan sesi I, IHSG terkoreksi 0,84 persen atau turun 52,497 poin ke posisi 6.202,469.
Sejak pembukaan perdagangan di level 6.254, IHSG bergerak fluktuatif dengan sempat menyentuh level tertinggi 6.377 dan level terendah 6.200.
Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 275 saham berhasil menguat, sementara 394 saham mengalami penurunan dan sisanya bergerak mendatar.
Aktivitas transaksi terbesar sepanjang sesi pertama tercatat pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
Mayoritas indeks sektoral juga ditutup melemah. Sektor industri mencatat penurunan terdalam sebesar 2,15 persen, diikuti sektor energi yang turun 1,97 persen, teknologi 1,29 persen, bahan baku 1,25 persen, keuangan 1,18 persen, transportasi 1,45 persen, properti 0,80 persen, barang konsumsi primer 0,77 persen, serta infrastruktur dan kesehatan yang masing-masing terkoreksi 0,33 persen.
Di tengah tekanan pasar, sektor barang konsumsi nonprimer menjadi satu-satunya yang mampu bertahan di zona hijau dengan kenaikan 0,52 persen
Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 turun 0,15 persen ke level 623,732. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) juga melemah 0,30 persen ke posisi 376,303.
Adapun indeks IDX30 terkoreksi tipis 0,07 persen menjadi 353,950. Berbeda dengan mayoritas indeks lainnya, indeks MNC36 masih mampu menguat 0,13 persen dan ditutup pada level 276,906.