Berita

Founder Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago. (Foto: Tangkap layar YouTube Bambang Widjojanto)

Politik

Pemerintahan Prabowo Tak Efektif Gegara Mengasuh Geng Solo

SELASA, 16 JUNI 2026 | 00:50 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Presiden Prabowo Subianto sebaiknya berhenti mengakomodir Geng Solo agar pemerintahannya bisa berjalan efektif.

Hal ini disampaikan Founder Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, lewat kanal Youtube Bambang Widjojanto, dikutip Selasa 16 Juni 2026.

"Kalau statement saya dari awal kan berhentilah mengasuh Geng Solo, harus pecah kongsi. Karena artinya mengasuh Geng Solo ini seperti membuat pemerintahan Pak Prabowo nggak efektif," kata Pangi.


Pangi melihat, Kabinet Merah Putih yang dibangun Prabowo masih didominasi figur-figur yang memiliki kedekatan dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) alias Geng Solo.

Meski demikian, di mata Pangi, apabila seluruh figur yang berafiliasi dengan Jokowi keluar dari pemerintahan Prabowo, justru berpotensi menciptakan kekosongan kekuasaan alias vacuum of power.

"Nggak ada kekuasaan lagi Prabowo. Karena isinya kabinet Prabowo ini orang-orangnya Geng Solo semua," kata Pangi.

Pangi juga berpendapat sejumlah posisi strategis di pemerintahan masih ditempati tokoh-tokoh yang memiliki kedekatan dengan Jokowi.

"Ya menteri mereka banyak. Kemudian mereka semua yang namanya cabang-cabang kekuasaan penting pengendali republik," kata Pangi.

Ia mencontohkan sejumlah lembaga negara yang menurutnya masih berkaitan dengan pemerintahan sebelumnya.

"KPK made in Jokowi kan. Belum hari ini kan soal Panglima masih yang lama, sumber kekuasaannya yang melantik. Polri masih yang lama yang melantik, Jaksa masih yang lama yang melantik," kata Pangi.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya