Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Bisnis

Naik Rp908 Triliun dalam Setahun, Segini Total Aset Negara

SENIN, 15 JUNI 2026 | 22:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Total aset negara tercatat mencapai Rp14.600,98 triliun hingga akhir 2025. Angka tersebut naik sekitar Rp908 triliun dibandingkan posisi tahun sebelumnya yang sebesar Rp13.692,4 triliun.

Plt Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN)Kementerian Keuangan, Rahayu Puspasari mengatakan mayoritas aset tersebut berada di bawah pengelolaan DJKN dengan nilai mencapai Rp12.891 triliun.

"Jadi secara sederhana DJKN ini semacam wali amanah dari kekayaan negara senilai Rp12.891 triliun," ujar Puspa saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin 15 Juni 2026.


Data DJKN menunjukkan total nilai aset negara terdiri dari kewajiban sebesar Rp11.527,29 triliun dan ekuitas senilai Rp3.073,69 triliun. 

Dari total tersebut yang berbentuk aset lancar Rp956,09 triliun, aset tetap Rp7.368,89 triliun, properti investasi Rp110,82 triliun piutang jangka panjang Rp50,1 triliun, aset lainnya Rp1.654,61 triliun, serta investasi jangka panjang Rp4.928,36 triliun.

Menurut Puspa, pengelolaan aset negara tidak hanya berfungsi sebagai pencatatan administrasi, tetapi juga menjadi instrumen untuk memperkuat APBN. 

Karena itu, DJKN terus mendorong berbagai skema optimalisasi aset, mulai dari pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN), lelang, pengelolaan piutang negara, asset recycling, hingga pemanfaatan aset sebagai dasar penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Strategi itu, kata Puspa berdampak pada peningkatan penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Pada 2025, PNBP yang berasal dari pengelolaan dan pemanfaatan barang milik negara mencapai Rp5,49 triliun.

"PNBP dari pengelolaan dan pemanfaatan BMN mencapai Rp5,49 triliun di 2025. Ini naik hampir dua kali lipat dari 2021 atau sebesar Rp3,09 triliun. Artinya setiap gedung yang disewakan, setiap lahan yang dimanfaatkan, ini menghasilkan penerimaan," jelasnya.

DJKN juga berperan mendukung berbagai program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui penyediaan aset negara. Hingga Mei 2026, sebanyak 966 aset BMN dengan nilai mencapai Rp3,59 triliun telah mendapatkan persetujuan pemanfaatan untuk mendukung sejumlah program strategis nasional.

Program tersebut mencakup pembangunan Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, pelaksanaan Makan Bergizi Gratis melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), program tiga juta rumah, hingga Koperasi Merah Putih.

Tak hanya itu, DJKN masih menyiapkan tambahan aset yang berpotensi dimanfaatkan untuk program pemerintah. Saat ini terdapat 237 BMN dengan nilai Rp5,79 triliun yang tengah menunggu proses persetujuan.

"Sebagai pipeline, masih ada 237 BMN potensial senilai Rp5,79 triliun yang sedang dalam proses persetujuan sebagaimana kami sebutkan tadi," pungkas Puspa.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya