Berita

Ketua Komisi II DPR Muhammad Rifqinizamy. (Foto: YouTube TV Parlemen)

Politik

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

SENIN, 15 JUNI 2026 | 16:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pembahasan Rencana Anggaran Kerja (RAK) lembaga penyelenggara pemilu untuk tahun depan ditegaskan Komisi II DPR sebagai kepastian eksistensi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPR Muhammad Rifqinizamy Karsayuda saat membuka Rapat Dengar Pendapat (RDP) bernama KPU dan Bawaslu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 15 Juni 2026.

Dia mengatakan, RDP yang membahas RAK Tahun 2027 KPU dan Bawaslu merupakan tugas DPR dalam hal mengawasi penganggaran yang telah disusun dan akan digunakan mitra Komisi II.


“Hari ini kita melaksanakan Legislative Budgeting Power yang tidak in Action, non in Action. Kita melaksanakan fungsi anggaran kita. Dan itu sekaligus menjamin bahwa KPU dan Bawaslu akan tetap eksis di 2027,” ujar Rifqi.

Politisi Partai Nasdem itu tak memungkiri, saat ini Komisi II DPR Masih belum kunjung membahas revisi UU Pemilu, meskipun tahapan Pemilu 2029 akan dimulai pada pertengahan tahun depan, jika mengikuti siklus pesta demokrasi sebelumnya.

Kendati begitu, dia memastikan isu yang berkembang tentang eksistensi 2 lembaga penyelenggara pemilu, baik itu KPU dan Bawaslu akan tetap dalam posisi yang sama.

“Terlepas dari pembahasan RUU pemilu yang panjangnya sampai hari ini belum kami formalkan di Komisi II DPR RI,” tuturnya. 

Lebih lanjut, Rifqi memastikan pembahasan RAK KPU RI dan Bawaslu RI untuk tahun 2027 bagian dari siklus yang dijalankan DPR RI. 

Namun, dia turut menjelaskan mengapa Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) tidak ikut dibahas anggarannya bersama KPU dan Bawaslu.

“DKPP telah mendahului (lebih dulu), karena dari sisi administrasi dan kesekretariatan masih menginduk kepada Kementerian Dalam Negeri,” ungkapnya.

“Ini juga sekaligus menegaskan bahwa kami tidak melakukan Legislative Budgeting Power in Action,” demikian Rifqi menambahkan.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya