Berita

Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Penerimaan Murid Baru Harus Bebas Pungli dan Gratifikasi

SENIN, 15 JUNI 2026 | 09:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Proses penerimaan siswa baru di Jakarta resmi bergulir. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 mulai Senin, 15 Juni 2026, dengan sejumlah jalur seleksi yang dapat diakses masyarakat.

Cakupan SPMB 2026/2027 meliputi, penerimaan murid baru pada satuan pendidikan negeri mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB hingga Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). Selain itu, terdapat pula program SPMB Bersama yang melibatkan sekolah swasta serta program Sekolah Swasta Gratis yang menerima pendanaan pendidikan dari pemerintah.

Untuk mekanisme pelaksanaan, pendaftaran sekolah negeri jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK serta SPMB Bersama dilaksanakan secara daring. Sementara untuk jenjang PAUD, SLB, dan SKB menggunakan sistem hybrid (daring dan luring). Adapun pendaftaran pada program Sekolah Swasta Gratis dilakukan secara luring.


Dalam pelaksanaannya, SPMB 2026/2027 menyediakan empat jalur penerimaan, yakni jalur prestasi, afirmasi, domisili, dan mutasi. Jalur prestasi diperuntukkan bagi calon murid yang memiliki capaian akademik maupun non-akademik. Jalur afirmasi ditujukan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu.

Sementara jalur domisili mempertimbangkan kedekatan tempat tinggal dengan sekolah serta sebaran daya tampung. Adapun jalur mutasi diperuntukkan bagi anak dari orang tua yang pindah tugas serta anak guru atau tenaga kependidikan.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Nahdiana mengatakan, daya tampung SPMB tahun ini mencapai ratusan ribu kursi pada satuan pendidikan negeri.

Selain itu, pemerintah juga menggandeng 298 sekolah swasta melalui program SPMB Bersama dan 103 sekolah dalam program Sekolah Swasta Gratis untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Ia menyampaikan, pelaksanaan SPMB tahun ini dioptimalkan dengan prinsip objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.

“Kami ingin memastikan setiap anak di Jakarta memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas,” ujarnya, Senin, 15 Juni 2026.

Nahdiana menegaskan, pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 tidak dipungut biaya dan tidak menerima gratifikasi dalam bentuk apa pun, sesuai Surat Edaran Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Ia mengajak masyarakat untuk mengikuti seluruh tahapan sesuai ketentuan serta selalu merujuk pada informasi resmi yang disampaikan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

“Seluruh masyarakat diimbau untuk mencermati jadwal dan ketentuan yang berlaku, serta tidak mudah percaya pada informasi selain yang disampaikan melalui kanal resmi Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta,” katanya.

Pada Tahun Ajaran 2026/2027, daya tampung satuan pendidikan negeri mencapai 228.163 murid baru. Rinciannya terdiri atas PAUD 6.310 murid, SD 95.965 murid, SMP 73.289 murid, SMA 29.337 murid, SMK 19.541 murid, SLB 891 murid, dan SKB 2.830 murid.

Selain itu, SPMB Bersama yang melibatkan 298 sekolah swasta menyediakan daya tampung 7.708 murid baru, terdiri atas SMP 1.597 murid, SMA 2.519 murid, dan SMK 3.592 murid. Sementara itu, SPMB Sekolah Swasta Gratis yang melibatkan 103 sekolah menyediakan daya tampung 10.109 murid baru untuk jenjang SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB.

“Bagi masyarakat yang mengalami kesulitan dalam mengikuti kegiatan PMB, dapat menghubungi posko PMB yang tersedia di seluruh Sekolah Negeri, posko PMB Suku Dinas Pendidikan, dan Dinas Pendidikan secara daring maupun luring,” tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya