Berita

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) PPP di Kabupaten Nabire secara daring, Sabtu 13 Juni 2026. (Foto: Istimewa)

Politik

Ketum PPP: Ketahanan Pangan Harus jadi Prioritas

SABTU, 13 JUNI 2026 | 19:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kolaborasi antara partai politik, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa menjadi kunci dalam mendorong kesejahteraan masyarakat Papua Tengah, khususnya di Kabupaten Nabire.

Begitu dikatakan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) PPP di Kabupaten Nabire secara daring, Sabtu 13 Juni 2026.

Mardiono mengatakan bahwa situasi global yang penuh ketidakpastian menuntut pemerintah di semua tingkatan untuk mengambil langkah-langkah strategis dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat.


Menurutnya, berbagai terobosan yang dilakukan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto harus dapat diimplementasikan hingga ke daerah.

"Kita membutuhkan persatuan dan kesatuan, bergandengan tangan menjaga harmonisasi kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat," kata Mardiono.

Mardiono menilai, Papua Tengah memiliki potensi besar untuk berkembang karena dianugerahi kekayaan sumber daya alam yang melimpah serta posisi strategis yang didukung jalur transportasi laut dan udara. 

Namun, katanya, kekayaan tersebut harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat sesuai amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 menegaskan bahwa kekayaan alam Indonesia harus dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. 

"Jangan sampai kekayaan alam yang ada di Kabupaten Nabire dan Papua Tengah tidak dapat dinikmati oleh masyarakatnya sendiri. Pengelolaan sumber daya alam harus memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi rakyat," ujarnya.

Mardiono juga mendorong Pemerintah Kabupaten Nabire dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam sehingga dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan perekonomian daerah, dan memperkuat kesejahteraan rakyat.

Selain itu, Mardiono menyoroti persoalan ketahanan pangan yang masih menjadi tantangan di Papua Tengah. Menurutnya, pengelolaan sumber daya alam harus disinergikan dengan upaya memperkuat sektor pangan sebagai fondasi pembangunan daerah.

"Ketahanan pangan harus menjadi prioritas. Potensi sumber daya alam yang dimiliki Papua Tengah harus diarahkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan memperkuat kemandirian daerah," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya