Berita

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

DPR Ingatkan Pemerintah, Jangan Hanya Bangun Sekolah tapi Lupakan Guru

SABTU, 13 JUNI 2026 | 10:33 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Fokus anggaran pendidikan 2027 yang dinilai masih bertumpu pada pembangunan sarana dan prasarana disorot DPR RI. 

Pemerintah diingatkan agar tidak mengabaikan peningkatan kesejahteraan guru serta mutu siswa dan tenaga pendidik.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menilai sejumlah kebutuhan mendasar di sektor pendidikan belum tercermin dalam pagu indikatif tahun 2027.


"Kami melihat bahwa postur anggaran 2027 di pagu indikatif hanya berfokus kepada sarana dan prasarana," kata Lalu dalam keterangannya, Jumat, 12 Juni 2026.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur pendidikan memang penting, namun harus diimbangi dengan perhatian terhadap kualitas sumber daya manusia pendidikan.

"Tetapi jangan lupa, kita masih punya PR. Kesejahteraan guru harus meningkat, kemudian mutu kualitas siswa-siswi maupun guru-guru kita harus terperhatikan," ujarnya.

Ia menyoroti belum masuknya program-program peningkatan kompetensi guru dalam rancangan anggaran yang disusun pemerintah.

"Program-program seperti peningkatan kualitas guru, peningkatan mutu guru belum tercantum sama sekali di pagu indikatif," tegasnya.

Lalu menegaskan Komisi X mendukung rencana kenaikan tunjangan guru ASN maupun non-ASN. Namun, menurutnya, kebijakan tersebut perlu dibarengi langkah yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

"Kami mengingatkan kepada pemerintah, selain meningkatkan sarana dan prasarana, maka kesejahteraan guru tidak boleh dilupakan. Peningkatan mutu siswa-siswi dan peningkatan mutu guru-guru kita juga tidak boleh terabaikan," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya