Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Dunia

Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia

JUMAT, 12 JUNI 2026 | 15:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Elon Musk diperkirakan akan menjadi orang pertama dalam sejarah yang memiliki kekayaan lebih dari 1 triliun Dolar AS setelah perusahaan antariksa miliknya, SpaceX, sukses menggelar penawaran saham perdana (IPO) terbesar tahun ini.

Dalam IPO yang digelar Kamis, 11 Juni 2026, waktu setempat, SpaceX berhasil menghimpun dana sebesar 75 miliar Dolar AS dengan harga saham 135 Dolar AS per lembar. Antusiasme investor yang sangat besar terhadap perusahaan tersebut membuat valuasi SpaceX melonjak dan secara langsung mendongkrak kekayaan pribadi Musk.

Sebelum IPO, majalah Forbes memperkirakan kekayaan bersih Musk berada di kisaran 780 miliar Dolar AS. Namun setelah saham SpaceX mulai diperdagangkan, nilai kepemilikan saham Musk di perusahaan itu diperkirakan mencapai sekitar 866 miliar Dolar AS. Jika digabungkan dengan kepemilikannya di Tesla dan aset lain, total kekayaan Musk diperkirakan menembus 1,1 triliun Dolar AS.


Sebagai gambaran, orang terkaya kedua di dunia saat ini, Larry Page, memiliki kekayaan sekitar 300 miliar Dolar AS, atau kurang dari sepertiga potensi kekayaan Musk.

"Orang terkaya kedua memiliki kekayaan sekitar 300 miliar Dolar AS, jadi kurang dari sepertiga dari potensi kekayaan Musk di masa depan," kata Wakil Editor Forbes Wealth, Matt Durot.

"Dan hanya satu orang lain, Larry Ellison, yang pernah memiliki kekayaan 400 miliar dolar AS," ujarnya.

Musk, yang kini berusia 54 tahun, dikenal luas berkat kesuksesannya membangun Tesla dan SpaceX. Namanya semakin mendominasi ruang publik setelah mengakuisisi platform media sosial X (dulu Twitter) senilai 44 miliar dolar AS pada 2022.

Lewat platform tersebut, Musk aktif menyampaikan pandangannya mengenai politik, imigrasi, kebebasan berbicara, hingga kebijakan pemerintah. Kedekatannya dengan Presiden AS Donald Trump juga sempat menjadi sorotan, terutama setelah ia terlibat dalam Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) pada masa pemerintahan Trump.

Namun keterlibatan politik Musk memicu kontroversi dan bahkan berkontribusi pada aksi boikot terhadap Tesla di sejumlah negara sepanjang 2025, yang berdampak pada penjualan kendaraan listrik perusahaan tersebut.

Banyak investor menilai valuasi SpaceX yang sangat tinggi tidak hanya didorong oleh prospek bisnis perusahaan, tetapi juga oleh kepercayaan terhadap kemampuan Musk.

Fenomena ini bahkan melahirkan istilah "Elon Premium", yaitu tambahan valuasi yang muncul karena keyakinan investor terhadap visi dan rekam jejak Musk dalam membangun perusahaan bernilai raksasa.

Meski demikian, sejumlah pengamat mengingatkan bahwa SpaceX masih membutuhkan investasi besar dan sebagian teknologi yang menjadi dasar valuasi perusahaan saat ini kemungkinan baru akan menghasilkan keuntungan komersial dalam beberapa tahun hingga puluhan tahun mendatang.

Terlepas dari berbagai kontroversi, banyak pelaku pasar tetap menganggap Musk sebagai salah satu inovator paling berpengaruh di era modern.

Mantan Wakil Ketua General Motors, Bob Lutz, menilai Musk berhasil mengembalikan reputasi inovasi Amerika di industri otomotif.

"Dia memperbarui rasa hormat dunia terhadap kecerdikan Amerika dalam rekayasa otomotif," kata Lutz.

Sementara CEO JPMorgan Chase, Jamie Dimon, bahkan melontarkan pujian yang lebih besar.

"Elon adalah Edison di zaman kita," ujar Dimon.

Dalam kesempatan lain, Dimon juga menyebut Musk sebagai "Einstein kita", sebuah pujian yang menggambarkan besarnya pengaruh Musk terhadap dunia teknologi dan bisnis saat ini.

Dengan kekayaan yang diperkirakan menembus 1,1 triliun Dolar AS, IPO SpaceX tidak hanya mencetak rekor di pasar modal, tetapi juga mengukuhkan Musk sebagai orang terkaya dalam sejarah modern.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Gubernur BI pun Ikut Mundur, Ada Apa Ini Guru?

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:15

Rumah Bedeng di Lebak Bulus Kebakaran

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:00

Timnas Garuda Hadapi Timor Leste pada 31 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:30

Revolusi, Romansa, dan Runtuhnya Komisariat SMID IISIP

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:21

Presiden Harus Tindak Tegas Londo Ireng yang Merugikan Kepentingan Bangsa

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:19

Orang Tak Percaya Perry Warjiyo Mundur karena Alasan Pribadi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:33

83 Penonton Jadi Korban Tribun GOR Satria Banyumas Roboh

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:18

Ahok Ungkap Awal Pecah Kongsi dengan Jokowi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:00

Nama Bupati KBB Jeje Ritchie Dicatut untuk Jual Jabatan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:35

Hantu itu Masih Gentayangan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:18

Selengkapnya