Berita

Gedung Bank Indonesia. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Perkuat Stabilisasi Rupiah

BI Gandakan Lelang SRBI Jadi Dua Kali Sepekan

RABU, 10 JUNI 2026 | 13:08 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bank Indonesia (BI) memperkuat operasi moneter dengan meningkatkan frekuensi lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dari satu kali menjadi dua kali dalam sepekan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso mengatakan, kebijakan tersebut mulai diberlakukan pekan ini seiring langkah BI meningkatkan intensitas intervensi di pasar keuangan.

"Mulai minggu ini Bank Indonesia meningkatkan frekuensi lelang SRBI yang tadinya satu kali seminggu menjadi dua kali seminggu," kata Ramdan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 10 Juni 2026.


Menurutnya, peningkatan frekuensi lelang SRBI merupakan bagian dari penguatan operasi moneter rupiah yang ditempuh BI untuk mendukung stabilisasi nilai tukar di tengah dinamika pasar global.

Selain melalui SRBI, BI juga meningkatkan intensitas operasi moneter di pasar valuta asing, baik melalui transaksi spot maupun Non Deliverable Forward (NDF) di pasar domestik dan offshore.

"Kemudian juga kita meningkatkan intensitas dari operasi moneter valas di domestik untuk transaksi spot dan NDF, kemudian di offshore untuk transaksi NDF," Ramdan.

Ramdan menegaskan, BI akan terus memperkuat berbagai instrumen moneter yang dimiliki guna menjaga stabilitas rupiah.

"Bank Indonesia akan terus all out melakukan upaya-upaya dalam rangka stabilisasi nilai tukar," tegasnya.

Ia menambahkan, seluruh langkah tersebut akan terus dievaluasi untuk memastikan efektivitas kebijakan dalam menjaga kestabilan pasar keuangan dan nilai tukar rupiah.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya