Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: RMOL)
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinilai memiliki posisi paling kuat dalam bursa calon wakil presiden (cawapres) menuju Pilpres 2029.
Pengamat politik Andi Yusran menilai AHY memiliki keunggulan dibanding sejumlah tokoh lain yang juga kerap masuk dalam radar kontestasi nasional, seperti Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, maupun Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Menurut Andi, AHY memiliki modal elektoral yang relatif stabil dan tidak terlalu bergantung pada figur calon presiden yang mendampinginya.
“Di antara kandidat calon wakil presiden, yang paling mumpuni dan diprediksi mendapat simpati publik adalah AHY,” kata Andi Yusran kepada RMOL, Rabu, 10 Juni 2026.
Ia menjelaskan, posisi AHY sebagai tokoh nasional sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat membuat tingkat penerimaan publik terhadap dirinya cukup merata di berbagai kelompok pemilih.
Selain itu, pengalaman AHY di pemerintahan dan panggung politik nasional dinilai menjadi nilai tambah yang memperkuat daya saingnya sebagai kandidat wakil presiden.
Andi berpandangan, AHY berpotensi tetap memiliki elektabilitas yang kompetitif meski dipasangkan dengan siapa pun calon presidennya.
Sebaliknya, beberapa tokoh lain dinilai masih sangat bergantung pada konfigurasi pasangan yang akan dibentuk menjelang Pilpres 2029.
“AHY akan tetap memiliki elektabilitas yang tinggi sebagai kandidat calon wakil presiden walaupun berpasangan dengan siapa pun,” ujarnya.
Sementara itu, Andi menilai peluang Bahlil Lahadalia untuk bersaing di level nasional akan lebih kuat apabila dipasangkan dengan figur yang memiliki basis dukungan elektoral besar, khususnya Presiden Prabowo Subianto.
“Berbeda dengan Bahlil yang jika ingin menjadi wakil presiden, layaknya berpasangan dengan Prabowo,” jelasnya.
Karena itu, menurut Andi, dinamika menuju Pilpres 2029 tidak hanya akan ditentukan oleh siapa calon presidennya, tetapi juga oleh figur wakil presiden yang mampu menambah daya tarik elektoral pasangan secara keseluruhan. Dalam konteks tersebut, AHY dinilai menjadi salah satu nama yang paling menjanjikan untuk memperebutkan kursi cawapres.