Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Dunia

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

RABU, 10 JUNI 2026 | 06:30 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dalam perang menghadapi Amerika Serikat-Israel, Iran disebut memiliki kekuatan strategis yang sulit dikalahkan.

Mantan Kepala Staf Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Kolonel Purnawirawan Lawrence Wilkerson mengungkapkan bahwa Iran memiliki tiga senjata nuklir.

Mengutip suatu artikel di Jerusalem Post, Lawrence menyebut kekuatan Iran sesuai Teori Mackinder. 


“Artikel itu mengatakan, Iran tidak hanya punya satu senjata nuklir, tapi tiga. Senjata nuklir pertama adalah Selat Hormuz. Dan kita sudah buktikan dengan jelas bahwa kita tidak tahu bagaimana menghadapi senjata itu,” ucap Lawrence dikutip dalam kanal YouTube Glenn Diesen Indonesia, Selasa malam, 9 Juni 2026.

Senjata kedua, lanjut dia, sesuai dengan konsep yang dikemukakan Mackinder dalam Teori Daerah Jantung (Heartland Theory). Teori ini merupakan konsep geopolitik yang menyatakan bahwa siapa pun yang menguasai wilayah jantung Eurasia akan memiliki sumber daya dan kekuatan untuk menguasai dunia.

“Hubungannya seperti yang dijelaskan Mackinder dengan kekuatan di jantung daratan, yaitu Rusia dan Tiongkok. Dan kalau bicara soal jantung daratan, itu memang kekuatan besar,” ungkap Lawrence.

“Lalu senjata nuklir ketiga adalah senjata nuklir yang mungkin sedang mereka buat sekarang atau bahkan sudah jadi,” tambahnya.

Praktis ketiga senjata itu membuat AS dan Israel kesulitan mengalahkan Iran. Bahkan, Lawrence memprediksi Israel dan AS justru sudah berada di ambang kekalahan yang disebabkan oleh banyak faktor.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya