Berita

Presiden Perkumpulan Praktisi Hukum & Ahli Hukum Indonesia (Petisi Ahli) Pitra Romadoni Nasution.(Foto: Dok. Petisi Ahli)

Politik

Korupsi MBG Diduga Libatkan Senayan hingga Istana

SELASA, 09 JUNI 2026 | 12:35 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

.Bekas tiga pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) hanyalah "puncak gunung es dari dugaan korupsi yang terjadi dalam rangkaian program Makan Bergizi Gratis alias MBG.

"Kami mendorong mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya diberikan ruang hukum yang memadai agar menyampaikan informasi terkait perkara MBG melalui Justice Collaborator (JC)," kata Presiden Perkumpulan Praktisi Hukum & Ahli Hukum Indonesia (Petisi Ahli) Pitra Romadoni Nasution, Selasa 9 Juni 2026.

Pitra mengatakan, setiap pihak yang mengaku memiliki informasi penting terkait suatu perkara harus diberikan kesempatan untuk menyampaikan keterangannya kepada aparat penegak hukum agar dapat ditindak lanjuti secara hukum dan memanggilnya untuk diperiksa.


Menurut Pitra, informasi dari Sony Sanjaya dapat membuka fakta hukum yang lebih luas dan menjangkau berbagai lingkungan pengambilan kebijakan maupun lingkungan politik nasional.

"Mulai dari Istana sampai ke Senayan. Maka seluruh informasi tersebut harus dibawa ke jalur hukum dan diberikan ruang melalui Restoratif Justice," kata Pitra.

Petisi Ahli menegaskan bahwa keterangan Sony Sonjaya di BAP akan membuka siapa saja yang terlibat dalam kasus yang menyeretnya tersebut.

"Kami juga meminta aparat penegak hukum tidak mengintimidasi Sony Sanjaya baik secara verbal maupun non verbal," pungkas Pitra.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya