Berita

Rumah Makan Babakan Siliwangi, Kabupaten Bandung. (Foto: RMOL)

Nusantara

Saat Kuliner Sunda Bertemu Nostalgia

SENIN, 08 JUNI 2026 | 19:02 WIB | LAPORAN: SAEFUL ZAMAN

Wisata kuliner kini tidak lagi sekadar soal makanan. Masyarakat mulai mencari pengalaman yang lebih utuh, mulai dari suasana, nilai budaya, hingga nuansa nostalgia yang mampu menghadirkan kenangan masa lalu saat menikmati hidangan.

Fenomena tersebut terlihat dari meningkatnya minat masyarakat terhadap destinasi kuliner berkonsep budaya lokal. Di Kabupaten Bandung, Rumah Makan Babakan Siliwangi menjadi salah satu tempat yang menawarkan perpaduan kuliner khas Sunda dengan suasana perkampungan tradisional yang kian sulit ditemukan di tengah perkembangan kawasan perkotaan.

Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, kehadiran ruang bernuansa pedesaan menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin melepas penat dari rutinitas sehari-hari. Tak sedikit pengunjung datang bukan hanya untuk menikmati makanan, tetapi juga merasakan kembali suasana kampung yang sederhana dan penuh kehangatan.


Manager Operasional RM Babakan Siliwangi, Andhy mengatakan, tren tersebut menunjukkan adanya perubahan kebutuhan masyarakat dalam memilih destinasi kuliner.

"Selain kualitas makanan, pengunjung sekarang juga mencari pengalaman dan suasana yang berbeda. Kami berupaya menghadirkan kembali nuansa perkampungan Sunda tempo dulu melalui berbagai elemen yang ada di sini," kata Andhy kepada redaksi, Senin, 8 Juni 2026.

Menurutnya, konsep tersebut diwujudkan melalui keberadaan pendopo, area lesehan bernuansa kampung, hingga permainan tradisional anak-anak yang sengaja dihadirkan untuk memperkuat identitas budaya Sunda.

"Kami melihat banyak keluarga yang ingin menikmati waktu bersama dalam suasana yang lebih santai dan dekat dengan nilai-nilai budaya Sunda," ujarnya.

Daya tarik lainnya adalah hamparan sawah yang mengelilingi kawasan rumah makan. Lanskap alam terbuka tersebut memberikan pengalaman berbeda dibandingkan tempat makan yang berada di tengah kawasan perkotaan yang padat.

Bagi sebagian pengunjung, suasana pedesaan yang asri menghadirkan ketenangan yang sulit ditemukan dalam aktivitas sehari-hari.

Dari sisi kuliner, aneka makanan khas Sunda masih menjadi primadona. Beragam menu tradisional mulai dari lauk rumahan, lalapan segar hingga jajanan pasar tetap diminati di tengah maraknya makanan modern dan internasional.

Tingginya minat masyarakat terhadap kuliner tradisional menunjukkan bahwa makanan lokal masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Nilai autentik yang melekat pada setiap hidangan menjadi daya tarik yang sulit tergantikan.

Hal itu terlihat dari antusiasme pengunjung terhadap berbagai jajanan tradisional seperti bubur sumsum, candil, cireng, bala-bala hingga minuman khas Sunda yang kini semakin jarang dijumpai di pusat perbelanjaan modern.

Sementara itu, Supervisor Operasional RM Babakan Siliwangi, Diky Firdaus menegaskan bahwa pengalaman pengunjung tidak hanya ditentukan oleh makanan dan suasana, tetapi juga kualitas pelayanan.

"Kami ingin setiap pengunjung merasa nyaman saat datang bersama keluarga maupun kerabat. Karena itu, pelayanan yang ramah dan hangat menjadi bagian penting dari pengalaman yang kami berikan," kata Diky.

Di tengah persaingan industri kuliner yang semakin ketat, perpaduan antara kekuatan budaya lokal, keindahan alam, dan pelayanan bersahabat dinilai menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

"Babakan Siliwangi bukan hanya tempat makan. Kami ingin menjadikannya ruang berkumpul yang menghadirkan pengalaman sosial sekaligus mempererat kedekatan masyarakat dengan budaya Sunda," tutupnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya