Berita

Peluncuran buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen: Analisis SWOT Negara ala Jawa di Jakarta, Senin 8 Juni 2026.(Foto: Istimewa)

Politik

Soeharto dan Prabowo dalam Kepemimpinan: Gaya Serupa, Karakter Berbeda

SENIN, 08 JUNI 2026 | 17:29 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Gaya kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai memiliki sejumlah kemiripan dengan Presiden ke-2 RI, Soeharto. 

Penilaian tersebut disampaikan Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas dan Kompas.id, Paulus Tri Agung Kristanto, dalam peluncuran buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen: Analisis SWOT Negara ala Jawa di Jakarta, Senin 8 Juni 2026.

Menurut Tri, salah satu kesamaan yang paling terlihat antara kedua pemimpin tersebut adalah kecenderungan menghadirkan unsur militer dalam pemerintahan. Ia menilai pendekatan tersebut menjadi ciri yang cukup menonjol pada masa kepemimpinan Prabowo saat ini.


"Kita lihat sekarang Presiden Prabowo banyak mengedepankan dan menghadirkan kalangan militer dalam pemerintahannya," kata Tri.

Selain itu, Tri juga menilai Prabowo melanjutkan sejumlah program yang pernah menjadi perhatian utama pada era Soeharto. Salah satunya adalah penguatan sektor ketahanan pangan yang kembali ditempatkan sebagai agenda strategis nasional.

Meski demikian, kemiripan dalam sejumlah kebijakan tidak serta-merta menunjukkan kesamaan karakter kepemimpinan. Penulis buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen: Analisis SWOT Negara ala Jawa, Bambang Wibowo, menegaskan bahwa Soeharto memiliki pendekatan tersendiri dalam menjalankan pemerintahan, terutama dalam memilih pembantu-pembantunya dan mengambil keputusan strategis.

Menurut Wibowo, Soeharto dikenal sangat teliti, sabar, dan terbuka terhadap berbagai masukan sebelum menetapkan sebuah kebijakan. Mantan presiden tersebut, kata dia, selalu melakukan penelusuran mendalam terhadap latar belakang, karakter, kepribadian, serta kemampuan figur-figur yang akan ditempatkan dalam posisi penting.

"Pak Harto sangat teliti, sabar dan mau mendengar. Dia menyelidiki secara detail asal usul, karakter, kepribadian, kemampuan dari figur-figur yang akan dipilihnya. Setiap kebijakan yang diambil penuh dengan pertimbangan," kata Wibowo saat dimintai pandangannya mengenai perbedaan gaya kepemimpinan Soeharto dan Prabowo.

Namun, ketika diminta menjelaskan lebih jauh mengenai perbedaan kedua tokoh tersebut, Wibowo memilih menyerahkan penilaian kepada publik. "Anda bisa simpulkan sendiri bagaimana perbedaan gaya dan karakter kepemimpinan mereka," ujar wartawan senior yang dikenal dekat dengan Soeharto itu.

Lebih lanjut, Wibowo menjelaskan bahwa buku yang  diterbitkan Kompas Gramedia ini ditulisnya tidak hanya mengulas sosok Soeharto dari sisi kepemimpinan dan spiritualitas. Buku tersebut juga menawarkan pembacaan terhadap kondisi Indonesia saat ini melalui pendekatan SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) yang dipadukan dengan perspektif budaya Jawa.

Melalui pendekatan tersebut, penulis mengkaji berbagai kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan bangsa Indonesia, sekaligus menelaah karakter kepemimpinan para presiden RI, mulai dari Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, Joko Widodo, hingga Prabowo Subianto.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya