Berita

Aktivitas di SPPG Dramaga Ciherang. (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Politik

BGN Didorong Sulap Kantin Sekolah jadi SPPG

Khusus di Daerah 3T
SENIN, 08 JUNI 2026 | 14:10 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Badan Gizi Nasional (BGN) agar lebih serius memperbaiki tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG), apabila berkomitmen untuk melakukan efisiensi pasca kasus korupsi tiga pimpinan BGN terbongkar.

Direktur Garuda Institute, Irvan Mahmud menjelaskan, komitmen Kepala BGN Nanik S Deyang untuk melakukan efisiensi, harus ditunjukkan lewat kebijakan nyata.

Menurutnya, untuk daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) seharusnya memiliki spesifikasi yang berbeda dalam hal Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).


“Untuk daerah 3T, jumlah siswa relatif sedikit, sehingga pembangunan dapur baru dari sisi anggaran kurang efisien," kata Irvan kepada RMOL, Senin 8 Juni 2026.

Irvan memandang, SPPG di daerah 3T tidak harus dibangun gedung khusus, mengingat jumlah penerima manfaat tidak sebanyak di perkotaan.

"Pemanfaatan kantin sekolah atau fasilitas yang telah tersedia dapat menjadi alternatif yang lebih ekonomis,” ujar Irvan.

Di samping itu, Irvan menilai apabila kebijakan tersebut diterapkan secara konsisten, keberhasilan meningkatkan efisiensi operasional akan berdampak pada beban fiskal negara yang dapat ditekan.

"Tentunya tanpa mengorbankan kualitas layanan dan cakupan penerima manfaat," sambungnya.

Selain itu, Irvan meyakini pelibatan kantin sekolah juga akan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar yang berusaha.

"Para pedagang yang selama ini beraktivitas di lingkungan sekolah tetap memiliki kesempatan untuk berusaha dan memperoleh penghasilan dari program unggulan Presiden," demikian Irvan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya