Berita

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal. (Foto: RMOL)

Politik

Said Iqbal jadi Penasihat Presiden Pertegas Politik Gotong Royong Prabowo

SENIN, 08 JUNI 2026 | 13:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rencana Presiden Prabowo Subianto melantik Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, sebagai penasihat presiden bidang ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh dinilai sebagai bagian dari strategi politik merangkul berbagai kelompok kepentingan sekaligus memperkuat perhatian pemerintah terhadap isu perburuhan.

Pengamat politik Adi Prayitno menilai penunjukan Said Iqbal memiliki dua makna penting dalam konteks pemerintahan Prabowo.

"Pertama, ini bagian dari politik gotong royong, yakni merangkul semua kepentingan politik dalam satu kesatuan bersama," kata Adi Prayitno kepada RMOL, Senin, 8 Juni 2026.


Menurut Direktur Parameter Politik Indonesia itu, selama ini Prabowo dikenal mengedepankan pendekatan politik inklusif dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam pemerintahan. 

Kehadiran Said Iqbal dinilai menjadi bagian dari upaya memperkuat representasi kelompok buruh dalam proses pengambilan kebijakan nasional.

Selain aspek politik, Adi melihat penunjukan Said Iqbal juga berkaitan dengan tantangan ekonomi yang tengah dihadapi Indonesia dan dunia.

"Kedua, tentu ini bagian dari upaya memperkuat urusan terkait soal buruh. Karena apa pun, di tengah gonjang-ganjing ekonomi global dan nilai tukar rupiah yang terus menurun, pasti akan berdampak pada buruh di sektor industri," ujarnya.

Adi menilai kelompok buruh merupakan salah satu pihak yang paling rentan terdampak ketika terjadi perlambatan ekonomi maupun tekanan terhadap dunia usaha. Karena itu, kehadiran figur yang memahami persoalan ketenagakerjaan dianggap penting untuk menjembatani kepentingan pekerja dengan kebijakan pemerintah.

Dengan pengalaman panjang sebagai pemimpin serikat buruh, Said Iqbal diharapkan mampu memberikan masukan strategis kepada pemerintah terkait perlindungan tenaga kerja, peningkatan kesejahteraan buruh, serta antisipasi dampak gejolak ekonomi terhadap sektor industri.

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal. (Foto: RMOL)

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya