Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti. (Foto: istimewa)
Komitmen Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti (FK Usakti) dalam membangun kepedulian sosial dan kemampuan komunikasi mahasiswa diwujudkan melalui program "Abdimas Mahasiswa Membina 2026" di Kampus Nagrak, Bogor.
Dalam kegiatan tahun ini, mahasiswa angkatan 2025 mendapat kepercayaan penuh untuk memimpin penyuluhan kesehatan kepada masyarakat.
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, Dr. dr. Yenny, Sp.FK, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya memberikan ruang dan tanggung jawab kepada mahasiswa sejak awal masa pendidikan agar mereka mampu mengasah jiwa kepemimpinan, meningkatkan kepedulian sosial, serta terbiasa berinteraksi langsung dengan berbagai persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kemampuan mahasiswa sejak dini untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari," ujarnya, Minggu, 7 Juni 2026.
Wakil Rektor I Universitas Trisakti, Dr. Ir. Muhammad Burhannudinnur, mengatakan program ini merupakan bentuk kontribusi nyata universitas dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan akademik, kepedulian sosial, dan jiwa kepemimpinan.
Dukungan serupa disampaikan Wakil Rektor III Universitas Trisakti, Ir. Yoska Oktaviano, MT, yang menilai keterlibatan aktif mahasiswa dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga dalam proses pembelajaran.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Desa Nagrak H. Agus Sahrudin, S.Pd.I, Kepala Sub Pelayanan Desa Ciangsana Nemid Subandi, serta Direktur RS Permata Cibubur dr. Mira Roziati Dachlan, MARS, yang juga merupakan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa dan dosen menghadirkan delapan posko penyuluhan kesehatan yang membahas berbagai isu penting di masyarakat.
Materi yang disampaikan meliputi pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), pencegahan demam berdarah, pengurangan stigma terhadap kusta, pencegahan ISPA melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), edukasi diare, diabetes mellitus, hipertensi, hingga peningkatan kesadaran mengenai kesehatan jiwa. Program ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat sekaligus mendorong perilaku hidup sehat secara berkelanjutan.
Di posko-posko ini, warga tidak hanya mendengarkan penyuluhan, tetapi juga terlibat dalam diskusi interaktif dua arah mengenai keluhan kesehatan yang mereka hadapi sehari-hari.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar yang antusias mengikuti berbagai layanan kesehatan gratis, mulai dari pemeriksaan fisik hingga pengecekan kadar gula darah dan hemoglobin.
Selain memberikan manfaat langsung bagi warga, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk belajar berinteraksi dengan masyarakat dan meningkatkan kepedulian sosial.
Melalui program Abdimas Mahasiswa Membina 2026, FK Universitas Trisakti berharap dapat terus meningkatkan literasi kesehatan masyarakat sekaligus membentuk calon dokter yang kompeten, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa.