Berita

Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, ST, MBA, IPU, ASEAN Eng. (pojok kiri bersama Pendiri dan Ketua Cintana Education, usai peluncuran Kampus baru Global Innovation Hub, di Jakarta Selatan, Kamis, 4 Juni 2026. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Universitas Esa Unggul Luncurkan International College

MINGGU, 07 JUNI 2026 | 11:29 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Peluang pembelajaran internasional dilakukan Universitas Esa Unggul (UEU), dengan secara resmi meluncurkan International College di Global Innovation Hub (GIH) Jakarta Selatan.

Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, ST, MBA, IPU, ASEAN Eng. mengatakan, Kampus baru di Global Innovation Hub Jakarta Selatan itu diluncurkan pada Kamis lalu, 4 Juni 2026. 

Dia menyatakan, hal ini menandai tonggak penting dalam komitmen Universitas Esa Unggul untuk memajukan pendidikan tinggi yang terhubung secara global di Indonesia melalui inisiatif "Powered by Arizona State University".


"Ini menjadi rumah bagi UEU International College, dan ini adalah kampus ke-empat Universitas Esa Unggul," ujar Arief dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 7 Juni 2026.

Dia menjelaskan, Kampus Global Innovation Hub berfungsi sebagai pusat pendidikan global terdepan di Jakarta, untuk memperluas akses terhadap peluang pembelajaran internasional seraya mendukung kebutuhan talenta dan inovasi Indonesia di masa depan.

"Dirancang sebagai pusat akademik perkotaan modern, kampus ini mengintegrasikan kurikulum yang selaras secara global, jalur akademik internasional, pengalaman pembelajaran yang terhubung dengan industri, serta akses terhadap sumber daya pendidikan kelas dunia dalam lingkungan yang berbasis inovasi," urainya.

Arief menyebutkan, langkah ini merupakan inisiatif Esa Unggul yang memiliki visi jangka panjang membangun bangsa melalui peningkatan berkelanjutan pada pendidikan tinggi, dengan kolaborasi dengan Cintana Education dan Arizona State University.

"Kami menjadikan pendidikan kelas dunia lebih mudah diakses di Indonesia. Peluncuran kampus baru di Jakarta Selatan dan UEU International College merupakan langkah penting dalam memperluas peluang pembelajaran global bagi mahasiswa Indonesia, termasuk jalur akademik yang mulus dan pengalaman internasional dengan Arizona State University," imbuhnya.

Lebih lanjut, Arief meyakini melalui inisiatif "Powered by ASU", Esa Unggul dapat membekali mahasiswa dengan kompetensi global, eksposur internasional, dan kemampuan siap menghadapi masa depan yang dibutuhkan untuk berhasil di dunia yang semakin saling terhubung dan digerakkan oleh teknologi.

Doug Becker, Pendiri dan Ketua Cintana Education, menekankan bahwa kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama untuk memperluas akses terhadap sistem pendidikan yang terhubung secara global yang mempersiapkan mahasiswa untuk tenaga kerja masa depan. 

"Universitas Esa Unggul menunjukkan bagaimana institusi dapat menggabungkan kekuatan lokal dengan inovasi global untuk menciptakan dampak yang bermakna bagi mahasiswa," tuturnya.

"Melalui model 'Powered by ASU', mahasiswa mendapatkan akses ke pengalaman belajar kelas dunia, keterampilan yang relevan dengan industri, dan peluang internasional sambil tetap terhubung erat dengan prioritas pendidikan dan ekonomi Indonesia," demikian Becker menambahkan. 

Sebagai bagian dari peluncuran kampus baru, UEU memperkenalkan International College, yang dirancang untuk menyediakan mahasiswa akses ke pengalaman akademik internasional, jalur pascasarjana yang dipercepat, dan peluang gelar ganda dengan Arizona State University.

Melalui Program Magister Terakselerasi (4+1), mahasiswa dapat menyelesaikan gelar sarjana di Indonesia sebelum melanjutkan menuju gelar Magister di Arizona State University hanya dengan satu tahun studi tambahan. Jalur saat ini tersedia untuk mahasiswa di bidang manajemen, komunikasi massa, dan teknik industri.

Mahasiswa juga dapat memulai melalui program Sertifikat Pascasarjana UEU, di mana kredit yang diperoleh dapat ditransfer ke program Magister pilihan, menciptakan jalur akademik yang lebih efisien dan strategis.

Jalur Gelar Ganda 3+1 memungkinkan mahasiswa untuk belajar di dua lingkungan pembelajaran internasional. Mahasiswa menyelesaikan tiga tahun di Universitas Esa Unggul sebelum melanjutkan studi mereka di Arizona State University melalui on-campus immersion di Amerika Serikat atau pengaturan pembelajaran online yang fleksibel.

Lulusan menerima gelar ganda dari Universitas Esa Unggul dan Arizona State University, menggabungkan pengakuan nasional dengan kredibilitas akademik global. Jalur ini saat ini tersedia untuk program Sarjana Teknologi Informasi, dengan program tambahan diharapkan akan diperkenalkan di masa mendatang.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya