Berita

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

125 Tahun Bung Karno: Pemikiran Bung Karno Tetap Jadi Kompas Perjuangan Bangsa

SABTU, 06 JUNI 2026 | 18:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peringatan 125 tahun kelahiran Proklamator RI Soekarno dinilai menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali ide, cita-cita, dan gagasan besar sang pendiri bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan saat ini.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan pemikiran Bung Karno sejak awal berorientasi pada pembebasan rakyat dari segala bentuk penindasan, baik di bidang politik, ekonomi, maupun kebudayaan.

Menurut Hasto, semangat tersebut tercermin dalam berbagai pidato dan gagasan besar Bung Karno, mulai dari pidato Indonesia Menggugat, Mencapai Indonesia Merdeka, hingga Lahirnya Pancasila.


Selain itu, pemikiran geopolitik Bung Karno juga diwujudkan melalui berbagai forum internasional. Melalui pidato Indonesia Menggugat, Mencapai Indonesia Merdeka, dan Lahirnya Pancasila, serta pemikiran geopolitik Bung Karno yang tercermin dari pelaksanaan Konferensi Asia Afrika, Gerakan Non Blok, Conference of the New Emerging Forces, Konferensi Islam Asia Afrika, Konferensi Internasional Anti Pangkalan Militer Asing, hingga gagasan revolusioner mengubah tata dunia agar bebas dari Nekolim melalui To Build The World A New.

“Bung Karno berjuang membebaskan rakyat Indonesia dan umat manusia dari berbagai belenggu penjajahan,” kata Hasto dalam keterangannya, Sabtu, 6 Juni 2026.

Menurut Hasto, semangat pembebasan tersebut masih sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini.

“Maknanya, berbagai bentuk penindasan dalam politik, ekonomi, dan kebudayaan harus dihapuskan agar muncul keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Hasto juga menyoroti pentingnya mewujudkan keadilan di bidang hukum dan ekonomi. Menurutnya, berbagai gejolak ekonomi yang terjadi belakangan tidak bisa dilepaskan dari persoalan tata kelola pemerintahan dan penegakan hukum.

Hasto menyebut, melemahnya rupiah, turunnya indeks harga saham, dan geliat sektor riil yang mengalami tekanan, serta berbagai kasus korupsi atas kebijakan populis adalah buah tata kelola negara yang tidak berjalan baik. Dikombinasikan dengan tidak adanya supremasi hukum melahirkan krisis kepercayaan yang ditanggapi negatif oleh pasar. 

“Tanpa hukum yang berkeadilan tidak akan ada kepastian. Apalagi ketika hukum menjadi alat kekuasaan. Tanpa supremasi hukum terciptalah penjajahan gaya baru,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hasto mengingatkan bahwa melalui pidato Indonesia Menggugat, Bung Karno telah menegaskan musuh utama bangsa bukanlah individu atau bangsa tertentu, melainkan sistem yang menindas dan menyengsarakan rakyat.

“Trisakti Bung Karno adalah kehendak, tekad, dan jalan menjadi bangsa yang kuat untuk menghadapi sistem yang melahirkan penderitaan rakyat,” pungkasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:23

Api Ludeskan Rumah Tinggal di Cakung Timur

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:14

BNI Geber Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:01

Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:47

Rano Karno Targetkan 500 Penyanyi Tampil di Bundaran HI

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:16

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:00

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:52

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:45

KPK Rampungkan Analisis Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34

Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:22

Selengkapnya