Berita

Pansus Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta bersama eksekutif melakukan penyegelan parkir ilegal di Blok M Square, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin 11 Mei 2026. (Foto: DPRD DKI Jakarta)

Nusantara

Kejati dan Inspektorat Dituntut Usut Dugaan Mafia Parkir di Jakarta

JUMAT, 05 JUNI 2026 | 22:10 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI) mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, Pemprov DKI dan Inspektorat serta Panitia Khusus (Pansus) Perparkiran DPRD DKI Jakarta Pansus DPRD DKI untuk mengusut dugaan praktik mafia parkir yang berpotensi menyebabkan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga puluhan miliar rupiah setiap tahun.

Desakan tersebut muncul setelah Pansus Perparkiran DPRD DKI mengungkap sejumlah temuan terkait pengelolaan parkir yang diduga melanggar aturan. Termasuk keberadaan operator parkir ilegal dan penguasaan aset milik Pemprov DKI Jakarta tanpa kontribusi retribusi kepada daerah.

Ketua Umum DPP KAMAKSI, Joko Priyoski menilai temuan Pansus DPRD DKI harus menjadi pintu masuk bagi aparat penegak hukum untuk mengusut kemungkinan adanya tindak pidana korupsi yang melibatkan oknum penyelenggara negara.


"Temuan Pansus DPRD DKI Jakarta tidak boleh berhenti pada rekomendasi administratif semata," kata Joko dalam keterangannya, Jumat 5 Juni 2026.

Joko mendorong Kejati DKI menelusuri ada atau tidaknya unsur korupsi, penyalahgunaan kewenangan, serta dugaan pembiaran yang menyebabkan kebocoran PAD dalam jumlah besar.

Salah satu kasus yang menjadi perhatian publik adalah dugaan pelanggaran pengelolaan parkir di kawasan Blok M Square, Jakarta Selatan.

Berdasarkan temuan Pansus Perparkiran DPRD DKI, operator parkir Best Parking diduga memungut biaya parkir tanpa izin resmi sejak tahun 2023.

Potensi kerugian daerah dari praktik tersebut diperkirakan mencapai Rp50 miliar akibat dugaan manipulasi pelaporan dan kewajiban pajak parkir.

Selain itu, Pansus juga menemukan sejumlah aset milik Pemprov DKI Jakarta yang diduga dikuasai pihak tertentu selama bertahun-tahun tanpa memberikan kontribusi retribusi kepada pemerintah daerah.

Tidak hanya itu, Pansus mengungkap adanya sekitar 105 operator parkir yang diduga beroperasi di wilayah abu-abu atau tanpa legalitas yang jelas.

Menurut Joko, temuan tersebut menunjukkan perlunya investigasi menyeluruh terhadap tata kelola perparkiran di Jakarta.

"Sulit diterima akal sehat jika praktik pengelolaan parkir yang berlangsung bertahun-tahun dengan perputaran uang sangat besar tidak terdeteksi oleh sistem pengawasan yang ada," pungkas Joko.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya