Berita

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, di Jalan Pattimura, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 5 Juni 2026. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Begini Spek Bangunan SPPG di Daerah 3T yang Dibangun Kementerian PU

JUMAT, 05 JUNI 2026 | 17:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Spesifikasi bangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), diungkap Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berdasarkan kebutuhan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, di Jalan Pattimura, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 5 Juni 2026. 

“Ada dua tipe, karena kita pakai prototype supaya sama-sama semua,” ujar dia didampingi Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Ni Komang Rasminiati dan Plt.Dirjen Cipta Karya Chandra Rudi.


Dia menjelaskan, spesifikasi bangunan SPPG disesuaikan dari calon penerima manfaatnya. 

“Kalau di bawah seribu, kalau ga salah, 10x15 meter persegi. Itu bangunanya, bukan totalnya,” urai Dody.

“Nah untuk yang penerima manfaatnya sampai dengan di atas seribu, sampai dengan tiga ribu itu kita bangunkan 20x20 meter persegi, tapi bangunanya doang ya,” tambahnya menjelaskan.

Khusus tipe bangunan 10x15 meter persegi, Dody menyatakan totalnya cukup besar karena disitu ada pengolahan air limbahnya.

“Tapi disitu plus-plus semua. Ada genset, ada pengolahan air limbah, untuk spamnya juga kita siapkan,” katanya.

Lebih lanjut, Dody juga memastikan fasilitas lainnya untuk mendukung optimalisasi pengerjaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto. 

“Jadi kami mengantisipasi misalnya mendadak listrik mati, bahan-bahan mentah yang disimpan di lemari pendingin itu tidak rusak. Kemudian ada genset yang antara 25-40 KVA lah tergantung besar-kecilnya bangunan,” demikian Dody menambahkan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya