Berita

Bisnis

BNI Tegaskan Peran Strategis Pembangunan Berkelanjutan di Hari Lingkungan Hidup 2026

JUMAT, 05 JUNI 2026 | 13:41 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI tancap gas memperkuat komitmen pelestarian lingkungan serta pengendalian perubahan iklim sejalan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Internasional, Jumat, 5 Juni 2026.

Langkah ini sejalan dengan tema nasional yang diusung Indonesia, yaitu "Saatnya Bekerja untuk Iklim", sebuah seruan untuk mengubah kesadaran menjadi aksi nyata demi menghadapi ancaman Triple Planetary Crisis.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo menegaskan, sektor perbankan memegang peranan yang sangat strategis dalam mendorong pembangunan berkelanjutan. Peran ini diwujudkan melalui pembiayaan yang bertanggung jawab serta program-program konkret berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG).


“Sebagai institusi keuangan nasional, BNI percaya bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan," ujar Okki dalam keterangannya kepada redaksi hari ini.

Sesuai dengan target Pemerintah Indonesia dalam memburu Net Zero Emissions (NZE) pada 2060, bank pelat merah ini telah memasang target agresif. BNI membidik pencapaian NZE untuk scope 1 dan 2 pada tahun 2028, serta scope 3 (termasuk pembiayaan) pada 2060 mendatang.

Untuk memuluskan target rendah karbon tersebut, Okki menjelaskan bahwa BNI menyelaraskan proses penilaian debitur dengan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI). Sektor hulu yang disasar meliputi energi, konstruksi, real estat, transportasi, logistik, hingga kehutanan dan perkebunan.

Ekspansi pembiayaan hijau ini terus digenjot melalui instrumen canggih seperti Sustainability Linked Loan (SLL) hingga penerbitan Sustainability Bond yang telah sukses meluncur sejak 2025 lalu.

Tak hanya menyasar korporasi kakap, BNI juga menggandeng pelaku UMKM untuk beralih ke praktik ramah lingkungan lewat program Jejak Kopi Khatulistiwa (JKK) dan BNI UMKM Ramah Lingkungan (BUMI).

"Kami terus memperkuat berbagai program yang mendukung keberlanjutan serta mendorong keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dalam aksi nyata menjaga bumi,” tambah Okki.

Di internal perusahaan, BNI menerapkan prinsip Zero Waste to Landfill demi menekan emisi karbon. Hebatnya, saat ini 100 persen limbah operasional di Gedung Kantor Pusat BNI sudah berhasil diolah kembali melalui proses daur ulang.

Guna memitigasi risiko iklim, BNI juga mengukir sejarah dengan meluncurkan advisory playbook pertama di Indonesia untuk sektor Perkebunan Kelapa Sawit. Buku panduan ini menjadi kompas bagi para debitur untuk bertransisi menuju ekonomi hijau yang resilien.

Aksi nyata BNI di lapangan juga dibuktikan lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) "BNI Berbagi" di kawasan Hutan Organik Megamendung, Bogor. Sejak 2018, BNI konsisten merehabilitasi 10 hektare lahan kritis dengan menanam 10.000 pohon yang kini diestimasi mampu menyerap sekitar 2.002 ton CO?e emisi karbon.

“Momentum ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk memperkuat kolaborasi. Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar bagi keberlanjutan bumi,” pungkas Okki.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya