Berita

PT Sarana Patra Hulu Cepu (SPHC) dengan menggelar pelatihan membatik bagi 50 generasi muda di Semarang, Jawa Tengah. (Foto: Istimewa)

Nusantara

SPHC Lestarikan Budaya Batik untuk Penguatan Ekonomi Kreatif Anak Muda

JUMAT, 05 JUNI 2026 | 12:33 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Penguatan ekonomi kreatif bisa berjalan beriringan dengan langkah melestarikan budaya. Hal ini dilakukan PT Sarana Patra Hulu Cepu (SPHC) dengan menggelar pelatihan membatik bagi 50 generasi muda di Semarang, Jawa Tengah. 

Program yang berlangsung selama enam hari ini merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dalam melestarikan warisan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat Jawa Tengah.
 
Direktur SPHC, Barri Pratama, menegaskan bahwa kehadiran perusahaan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar. Menurutnya, batik bukan sekadar produk kerajinan, melainkan identitas budaya yang juga memiliki nilai ekonomi tinggi.
 

 
"Saya ingin memastikan bahwa kehadiran SPHC memberikan dampak positif secara nyata bagi ekonomi masyarakat Jawa Tengah dengan meningkatkan kemampuan membatik pada generasi muda," ujar Barri Pratama dalam keterangan tertulis, Jumat 5 Juni 2026.
 
Pelatihan ini diselenggarakan bersama Batik Semarang 16, lembaga yang berpengalaman dalam pengembangan dan pelestarian batik di Kota Semarang. 

Ketua Litbang, Edukasi, dan Pelatihan Batik Semarang 16, Edhi Prayitno Ige, menjelaskan bahwa selama enam hari, para peserta tidak hanya dibekali keterampilan teknis membatik, tetapi juga mendapatkan wawasan mendalam tentang sejarah dan filosofi motif batik.

Edhi menambahkan, prospek pasar produk batik dinilai tetap menjanjikan selama nilai budaya yang melekat padanya terus dijaga dan dikampanyekan secara luas. 

"Kami berharap para peserta pelatihan nantinya dapat menjadi wirausahawan batik yang mandiri dan turut berkontribusi dalam menggerakkan ekonomi kreatif daerah," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya