Berita

Ilustrasi Hari Lingkungan Hidup Sedunia/Net

Dunia

Mengenal Sejarah dan Makna Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Diperingati Setiap 5 Juni

JUMAT, 05 JUNI 2026 | 09:30 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Setiap tanggal 5 Juni, masyarakat global memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia di tengah ancaman perubahan iklim yang kian nyata.

Peringatan yang digagas oleh Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) ini pertama kali dirayakan secara resmi pada 1973 dengan mengusung slogan "Hanya Satu Bumi".

Kini, momentum tersebut telah berkembang menjadi platform global terbesar untuk memobilisasi kesadaran terkait isu-isu krusial, mulai dari polusi udara dan plastik hingga krisis ketersediaan air bersih.


Di tengah ancaman ekologis saat ini, peringatan tersebut menjadi sangat relevan karena bumi terus mengirimkan sinyal bahaya melalui rekor suhu ekstrem, kebakaran hutan yang dahsyat, hingga mencairnya gletser.

Batas pemanasan global 1,5 derajat Celsius kini sangat rentan untuk dilampaui.

Hal ini menegaskan bahwa perubahan iklim bukan lagi sekadar ancaman di masa depan, melainkan krisis masa kini yang sedang mengubah drastis tatanan kehidupan di planet kita.

Pada perayaan tahun ini, Republik Azerbaijan didapuk menjadi tuan rumah global dengan fokus utama pada penanganan perubahan iklim.

Negara yang berada di persimpangan Timur dan Barat ini tengah gencar mengejar pertumbuhan hijau, salah satunya melalui komitmen untuk memangkas emisi sebesar 40 persen pada 2035.

Selain itu, Azerbaijan juga menargetkan peningkatan suplai energi terbarukan hingga 30 persen pada 2030 dan telah mengambil langkah tegas melarang peredaran kantong plastik sekali pakai melalui reformasi legislatifnya.

Kendati ancaman kerusakan lingkungan kian mengkhawatirkan, asa untuk pemulihan tetap menyala melalui kekuatan aksi kolektif masyarakat. Transisi nyata menuju energi bersih dan upaya restorasi ekosistem membuktikan bahwa solusi iklim telah mulai mengakar di berbagai penjuru dunia.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 pada akhirnya menjadi pengingat sekaligus tantangan: sinyal apa yang akan kita berikan sebagai balasan untuk menyelamatkan bumi kita satu-satunya?

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya