Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Merah Dipimpin Koreksi Korea Selatan

JUMAT, 05 JUNI 2026 | 08:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia bergerak melemah pada perdagangan Jumat, 5 Juni 2026, dengan pasar Korea Selatan memimpin penurunan setelah aksi jual saham-saham teknologi global yang terkait kecerdasan buatan (AI). 

Dikutip dari CNBC International, indeks Kospi Korea Selatan merosot lebih dari 4 persen, menjadi penurunan terdalam di kawasan. Saham-saham teknologi berkapitalisasi besar menjadi penyebab utama tekanan pasar, dengan Samsung Electronics turun sekitar 6 persen dan SK Hynix anjlok hampir 8 persen. Sementara itu, indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq juga terkoreksi sekitar 2,4 persen.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun sekitar 1,1 persen mengikuti pelemahan sektor teknologi global. Tekanan serupa juga terlihat di Australia, di mana indeks S&P/ASX 200 melemah sekitar 0,2 persen.


Pasar Hong Kong turut menunjukkan sentimen negatif. Kontrak berjangka Hang Seng diperdagangkan di bawah posisi penutupan sebelumnya, mengindikasikan pembukaan yang lebih lemah. Sementara itu, indeks Shanghai Composite di China bergerak relatif datar dengan penurunan tipis.

Pelemahan pasar Asia terjadi setelah saham-saham teknologi di Wall Street mengalami tekanan pada perdagangan sebelumnya. Aksi jual dipicu oleh anjloknya saham Broadcom lebih dari 12 persen setelah laporan keuangannya mengecewakan investor. Kondisi tersebut memicu pengurangan posisi pada saham-saham yang selama ini menjadi motor reli AI global.

Selain faktor teknologi, investor juga masih mewaspadai ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah. Beragam sinyal dari proses negosiasi untuk mengakhiri konflik membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati, terutama karena ketegangan tersebut telah mendorong kenaikan harga energi dan meningkatkan risiko terhadap perekonomian global.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya