Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Dolar AS Melemah dari Level Tertinggi Imbas Prospek Damai Timur Tengah

JUMAT, 05 JUNI 2026 | 07:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mata uang Dolar AS di pasar uang New York melemah dari posisi tertinggi dalam dua bulan terakhir pada akhir perdagangan Kamis 4 Juni 2026 atau Jumat pagi WIB, seiring meningkatnya optimisme pasar terkait prospek gencatan senjata di Lebanon. 

Indeks Dolar AS (DXY) turun 0,04 persen menjadi 99,405, setelah sempat mencapai puncak di level 99,56 pada sesi sebelumnya. 

Pelemahan ini turut dipicu oleh penguatan Euro sebesar 0,15 persen ke posisi 1,1616 Dolar AS menyusul ekspektasi kenaikan suku bunga ECB, serta kenaikan tipis Poundsterling sebesar 0,05 persen ke level 1,345 Dolar AS.


Meski terkoreksi, penurunan Dolar AS tertahan oleh statusnya sebagai aset safe-haven karena ketidakpastian Timur Tengah belum sepenuhnya reda, mengingat Hizbullah menolak proposal mediasi AS dan Israel tetap melanjutkan serangan. 

Di sisi lain, pergerakan Dolar AS terhadap Yen Jepang (USD/JPY) kini berada dalam pengawasan ketat setelah Yen kembali melemah dan menembus level psikologis 160,015 per Dolar AS. 

Posisi ini berpotensi memicu intervensi langsung dari otoritas Tokyo untuk menahan kejatuhan mata uangnya, terlebih setelah Gubernur Bank of Japan, Kazuo Ueda, memberikan sinyal hawkish terkait rencana kenaikan suku bunga pada pertemuan Juni guna meredam dampak lonjakan harga energi.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Penempatan Manajer Kopdes Harus Dilakukan Agar Tidak Terjadi Pemborosan APBN

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:24

Industri Alas Kaki Serap 3,8 Juta Pekerja

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:18

SHOW Token Siap Listing di Indodax, Bidik Perluasan Pasar Indonesia

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:14

Indonesia Gandeng Panama Perluas Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:11

Nikita Bier Mundur dari Jabatan Kepala Produk X

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:02

BNBR Jadi Sorotan, Ratusan Juta Saham Diperdagangkan Pagi Ini

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:49

Zulhas Bongkar Fenomena Kepala Daerah Disponsori "Toke"

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:28

Antusiasme Membludak, 128 Ribu Orang Berebut Tiket Upacara HUT Ke-81 RI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:16

Ekonomi Kuartal II Tumbuh 5,29 Persen, DPR Soroti Ketergantungan pada Konsumsi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:13

Kemenag Rilis 40 Buku Digital PAI, Terintegrasi dengan Teknologi AI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:06

Selengkapnya