Berita

Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Politik

Prabowo Tersandera Pejabat Warisan Jokowi

JUMAT, 05 JUNI 2026 | 03:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Keputusan Presiden Prabowo Subianto mencopot Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana yang berlanjut ke proses hukum, merupakan langkah yang sangat bijak dan tepat sasaran. 

Apalagi Dadan Hindayana disebut-sebut merupakan orang kepercayaan bekas Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang sejak 19 Agustus 2024 dipercaya mengurus BGN secara ugal-ugalan.

Demikian pandangan Pengamat Ekonomi Sosial Nurmadi H. Sumarta kepada RMOL, Jumat 5 Juni 2026. 


"Banyak pejabat, menteri warisan Jokowi yang bermasalah secara hukum dan tidak kompeten dan menjadi sandera Prabowo," kata Nurmadi. 

Bagi warga awam, kata Nurmadi, indikasi dan bukti penyimpangan yang dilakukan Dadan Hindayana cs sudah mencolok, terlebih buat aparat penegak hukum (APH).

"Misalnya pengadaan motor listrik, tablet, seragam, sepatu, kaos kaki, EO, alat makan yang di-mark up. Semuanya tidak terkait pangan dan gizi," kata Nurmadi.

Belum lagi ketimpangan sosial terhadap mitra MBG, dan kenaikan harga kebutuhan.

"Semua sudah viral disorot warga dan netizen," kata Nurmadi. 

Anehnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bisa kebobolan belanja-belanja tidak masuk akal tersebut.

"Bahkan pengawasan DPR lemah, bahkan seolah nihil," kata Nurmadi.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya