Berita

Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang. (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Nusantara

Pimpinan Baru BGN Fokus Optimalkan MBG ke Daerah 3T

KAMIS, 04 JUNI 2026 | 21:36 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Badan Gizi Nasional (BGN) mulai melakukan penataan besar-besaran terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Salah satu langkah yang diambil adalah moratorium pembangunan dapur baru guna meningkatkan efisiensi anggaran dan memperbaiki kualitas layanan.

Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, mengatakan langkah tersebut menjadi hasil konsolidasi pimpinan baru BGN. Fokus utama saat ini adalah memastikan dapur yang sudah beroperasi berjalan sesuai standar sebelum membuka dapur baru.


"Hal pertama yang kami lakukan adalah efisiensi anggaran. Kami ingin menurunkan biaya tanpa mengurangi sasaran penerima manfaat," kata Nanik dalam konferensi pers, di Kantor Pusat BGN, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis, 4 Mei 2026.

Menurutnya, penambahan dapur akan dihentikan sementara karena banyak usulan pembangunan masih terkonsentrasi di wilayah perkotaan dan kawasan aglomerasi.

Sementara daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) justru belum terlayani secara optimal.

"Kami bereskan dulu yang sudah ada. Yang menumpuk sekarang di aglomerasi, sementara 3T belum tersentuh. Pesan Presiden jelas, kami harus masuk ke 3T terlebih dahulu," ujar Nanik.

BGN juga akan mengevaluasi kebutuhan dapur di setiap kecamatan agar tidak terjadi pemborosan anggaran akibat pembangunan fasilitas yang berlebihan.

Selain itu, pemerintah tidak lagi memaksakan pembangunan dapur baru di wilayah 3T. BGN membuka peluang pemanfaatan fasilitas yang sudah ada, seperti kantin sekolah, dapur umum, hingga dukungan program CSR perusahaan.

Nanik mengakui pihaknya juga telah melaporkan langsung kepada Presiden bahwa target penerima MBG tahun ini tidak lagi berorientasi pada angka semata.

"Tahun 2026 kami tidak mengejar kuantitas. Kami ingin memastikan kualitas makanan, kualitas dapur, dan kualitas layanan benar-benar baik," ujarnya.

Menurut Nanik, prioritas MBG ke depan akan difokuskan pada kelompok rentan yang disebut "3B", yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, serta anak usia sekolah dasar yang dinilai paling membutuhkan intervensi gizi.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya