Berita

Logo BGN. (Foto: BGN)

Politik

Jangan Ada Lagi Praktik Transaksional dalam Pembukaan Dapur MBG

KAMIS, 04 JUNI 2026 | 14:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perombakan pucuk pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) disambut positif Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Asep Romy Romaya. Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana.

Asep Romy meyakini pergantian ini merupakan langkah tegas Presiden atas mencuatnya berbagai skandal di tubuh BGN. Isu miring tersebut mulai dari dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa, hingga praktik jual beli izin pembukaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kami di DPR menyesalkan adanya dugaan penyalahgunaan wewenang dan buruknya tata kelola yang dilakukan pimpinan BGN sebelumnya. Kami menilai ini sangat mencederai semangat program MBG yang dibangun untuk kepentingan rakyat. Jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan program ini untuk kepentingan pribadi atau kelompok,” tegas Asep Romy di Jakarta, Kamis, 4 Juni 2026.


Legislator asal Jawa Barat ini mendesak pimpinan baru BGN segera melakukan pembersihan total. Sistem lama dinilai tidak transparan, terutama setelah BGN menutup portal kemitraan secara sepihak hingga memicu kerugian besar bagi masyarakat dan memunculkan celah bagi para calo izin dapur MBG.

Asep Romy menuntut proses verifikasi SPPG ke depan dilakukan secara terbuka dan profesional demi menghapus praktik pungutan liar. Pimpinan baru diwanti-wanti untuk tidak bermain-main dengan isu transaksional ini karena mempertaruhkan kredibilitas program prioritas kepala negara.

“Proses verifikasi dan pembukaan SPPG harus dilakukan secara terbuka dan profesional. Tidak boleh ada ruang bagi praktik percaloan, pungutan liar, ataupun transaksi yang tidak sesuai ketentuan. Pimpinan BGN yang baru diminta tidak main-main menyikapi isu transaksional pembukaan SPPG,” ujarnya.

Komisi IX DPR RI mengapresiasi langkah cepat Presiden Prabowo yang langsung mengevaluasi kepemimpinan BGN. Langkah ini mengirimkan pesan kuat bahwa program strategis nasional bernilai ratusan triliun rupiah wajib dikelola secara bersih, profesional, dan berorientasi penuh pada rakyat.

Asep Romy berharap momentum ini digunakan untuk membenahi sistem distribusi logistik hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). BGN juga diminta memprioritaskan pasokan gizi bagi tiga kelompok rentan, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, guna menekan angka stunting di Indonesia.

“Kami juga mengingatkan BGN memperketat pengawasan keamanan pangan demi mencegah terulangnya kasus keracunan massal di daerah. Manajemen SPPG wajib menerapkan standar operasional ketat mulai dari survei pasar, pengadaan bahan baku, hingga penyajian makanan yang sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) Kementerian Kesehatan,” pungkasnya.



Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya