Berita

Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana bersama mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pada Rabu, 3 Juni 2026 (Foto: Puspenkum Kejagung)

Politik

Usai Kasus Dadan Hindayana, DPR Dorong Audit Menyeluruh BGN

KAMIS, 04 JUNI 2026 | 13:24 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Tata kelola Badan Gizi Nasional (BGN) akan menjadi salah satu fokus pengawasan DPR RI menyusul kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan dua wakilnya.

Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, mengatakan evaluasi terhadap tata kelola BGN akan dilakukan dalam pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) serta APBN 2027.

"Nanti Komisi IX akan melakukan evaluasi sekaligus pembahasan RKA-KL untuk anggaran APBN 2027. Pasti akan dibahas terkait audit tata kelola di BGN itu sendiri," kata Cucun di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 4 Juni 2026.


Menurut Cucun, pengawasan terhadap BGN tidak hanya dilakukan oleh DPR, tetapi juga melalui mekanisme pengawasan internal maupun eksternal yang telah tersedia dalam sistem pemerintahan.

Saat ditanya mengenai perlunya audit menyeluruh terhadap tata kelola BGN pasca kasus hukum yang menjerat pimpinan lembaga tersebut, Cucun menegaskan langkah itu memang diperlukan.

"Ya jelas perlu," tegasnya.

Ia menjelaskan, DPR akan memanfaatkan berbagai instrumen pengawasan, termasuk menelaah hasil audit dan temuan lembaga pemeriksa negara yang berkaitan dengan pengelolaan program maupun anggaran BGN.

Selain itu, proses penegakan hukum yang tengah berjalan juga dinilai penting untuk mengungkap dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program dan penggunaan anggaran di BGN.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana bersama dua wakilnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait penyimpangan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025-2026.

Ketiganya langsung ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya