Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Dunia

Timur Tengah Kecam Serangan Iran ke Bahrain dan Kuwait

KAMIS, 04 JUNI 2026 | 10:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah negara Timur Tengah mengutuk keras serangan Iran yang menargetkan Bahrain dan Kuwait.

Dalam pernyataan resminya, Mesir dan Arab Saudi menegaskan dukungan penuh kepada kedua negara Teluk tersebut serta menolak segala tindakan yang melanggar kedaulatan negara-negara di kawasan.

Kementerian Luar Negeri Mesir menyebut serangan terhadap Bahrain sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan negara dan eskalasi berbahaya yang mengancam keamanan serta stabilitas kawasan Teluk. Mesir juga menegaskan bahwa keamanan negara-negara Teluk merupakan bagian penting dari keamanan nasional Arab.


Sementara itu, Arab Saudi mengecam serangan Iran terhadap Bahrain dan Kuwait. Riyadh menilai tindakan tersebut sebagai agresi yang tidak dapat diterima dan berpotensi mengganggu stabilitas kawasan.

"Arab Saudi mengutuk keras agresi brutal Iran dan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Bahrain dan Kuwait," menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, dikutip Kamis, 4 Juni 2026.

Arab Saudi juga menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk serangan yang menyasar negara-negara Teluk. Menurut Riyadh, tindakan tersebut tidak hanya mengancam keamanan kawasan, tetapi juga melemahkan berbagai upaya internasional untuk memulihkan stabilitas di Timur Tengah.

"Kerajaan menolak serangan-serangan yang merusak kedaulatan negara-negara Teluk bersaudara dan melemahkan upaya internasional yang bertujuan memulihkan keamanan dan stabilitas di kawasan," lanjutnya.

Kecaman itu muncul setelah Iran melancarkan serangan rudal dan drone baru di kawasan Teluk Persia di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat. Di Kuwait, serangan tersebut dilaporkan menewaskan satu orang dan menyebabkan gangguan penerbangan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya