Berita

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto dan Wamen Imipas Silmy Karim (Foto: Ilustrasi AI)

Hukum

Menteri Agus Sarankan Wamen Silmy Ikuti Proses Hukum

RABU, 03 JUNI 2026 | 23:12 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi terus berkembang. 

Di tengah proses tersebut, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim dikabarkan ikut terseret.

Merespons hal tersebut, Menteri Imipas Agus Andrianto menyarankan Silmy segera memberikan klarifikasi kepada KPK dan mengikuti seluruh proses hukum yang berlaku.


"Saran saya ke beliau, ikuti prosesnya. Kan kita enggak tahu pengembangan seperti apa, lebih bagus segera di-clear-kan," kata Agus saat dikonfirmasi wartawan, Rabu 3 Juni 2026.

Wakapolri periode 2023 hingga 2024 itu juga menegaskan dukungannya terhadap langkah hukum yang dilakukan KPK. 

Menurutnya, seluruh pihak yang terkait perlu bersikap terbuka dan akomodatif terhadap proses penyidikan.

"Proses hukum yang berjalan wajib kita support dan saya minta untuk semua akomodatif mendukung proses yang berjalan," ujar Agus.

Sementara itu, Silmy Karim sempat memberikan tanggapan singkat saat dimintai komentar terkait OTT yang menyeret sejumlah pejabat Imigrasi.

"Selamat sore.... Baiknya pak menteri yg jawab ya," kata Silmy melalui pesan elektronik kepada wartawan.

OTT yang dilakukan KPK sejak Selasa malam, 2 Juni 2026 diketahui menyasar sejumlah lokasi di Jakarta Barat dan berkembang ke beberapa daerah lain, termasuk Bali dan Jawa Barat.

Dalam operasi tersebut, belasan orang diamankan yang terdiri dari unsur penyelenggara negara dan pihak swasta. 

Salah satu pejabat yang diamankan adalah Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Jakarta Barat, Ronald Arman Abdullah.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Jaga Energi dan Cairan, Tantangan 14.000 Pelari Maybank Marathon 2026

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:25

Bawa Hasil Riset UGM ke Bursa, SWAP Bidik Dana Segar Rp45 Miliar Lewat IPO\

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:14

BEI Agendakan RUPSLB, Catat Syarat Kehadirannya

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:00

Iran Anggap Negara Pendukung Perang Ekonomi AS sebagai Musuh

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:21

ASBI Laporkan Dugaan Penggelapan ke BEI-OJK, Enam Pihak Jadi Terlapor

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:03

Hasil Penelitian Ungkap Air Galon Guna Ulang Tak Berisiko Kanker

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:02

Pemuda Katolik NTT Berangkatkan Puluhan Relawan ke Flores

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:42

PAN Launching Lapor PAN dan PANsar Murah

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:27

Pertina Bawa Polemik Legalitas ke PTUN dan PN Jakpus

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:14

TNI AL Berhasil Operasi Patah Tulang Korban Gempa NTT di KRI

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:02

Selengkapnya