Berita

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. (Foto: Humas Kemenpar)

Bisnis

Menpar Widiyanti:

Ekonomi Pariwisata Harus Mengalir ke Desa hingga UMKM

RABU, 03 JUNI 2026 | 20:57 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan bahwa pertumbuhan sektor pariwisata harus memberi dampak yang semakin nyata bagi masyarakat, terutama melalui penguatan ekonomi lokal, desa wisata, UMKM, pekerja pariwisata, dan pelaku usaha di daerah.

Hal tersebut disampaikan Menpar dalam Rapat Kerja Kementerian Pariwisata bersama Komisi VII DPR RI terkait pembahasan program kerja Kementerian Pariwisata Tahun Anggaran 2026, Rabu, 3 Juni 2026. Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR, Chusniah Chalim, dari Fraksi PKB.

Dalam paparannya, Menpar menyampaikan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatatkan sektor pariwisata tetap menunjukkan kinerja positif di tengah dinamika global. Pada Januari-April 2026, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 4,68 juta atau tumbuh 8,24 persen jika dibanding periode yang sama tahun 2025.


Sementara itu pada Q1 Indonesia memperoleh devisa wisata sebesar 4,05 miliar Dolar AS atau setara dengan Rp 68,28 triliun. Naik 6,30 persen dibandingkan dengan Q1 2025.

“Pariwisata tidak hanya kita dorong untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, devisa, investasi, dan kontribusi terhadap PDB. Yang tidak kalah penting, pertumbuhan pariwisata harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Ekonomi pariwisata harus mengalir hingga ke desa, menggerakkan UMKM, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi daerah,” ujar Widiyanti.

Ia menambahkan, capaian tersebut harus terus diarahkan agar memberi nilai tambah bagi masyarakat. Salah satunya melalui penguatan desa wisata sebagai instrumen pemerataan pembangunan.

Kementerian Pariwisata terus mendorong pemberdayaan dan pendampingan masyarakat, sertifikasi desa wisata berkelanjutan, serta kolaborasi dengan BPJPH untuk memperluas sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di desa wisata.

Hingga 30 Mei 2026, Kementerian Pariwisata bersama BPJPH telah memfasilitasi 31.548 sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di 1.116 desa wisata yang tersebar di 34 provinsi. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperkuat kepercayaan wisatawan terhadap layanan pariwisata di daerah.

Selain desa wisata, pemerataan manfaat pariwisata juga diperkuat melalui penyelenggaraan event daerah. Program Karisma Event Nusantara yang telah terlaksana di 15 provinsi mencatat keterlibatan 20.669 pekerja dan 3.936 UMKM, dengan pergerakan ekonomi mencapai lebih dari Rp45,57 miliar.

“Event bukan hanya ruang promosi destinasi, tetapi juga ruang ekonomi rakyat. Di sana ada UMKM, seniman, pekerja kreatif, komunitas, pelaku transportasi, kuliner, akomodasi, dan berbagai sektor pendukung lainnya yang ikut bergerak,” ujar Menteri Pariwisata.

Kementerian Pariwisata juga memperkuat dukungan ke daerah melalui tugas pembantuan di 38 provinsi. Program ini mencakup pelatihan keselamatan berwisata, pembuatan konten promosi daerah, serta pendukungan event pariwisata untuk meningkatkan kualitas destinasi dan mendorong pergerakan wisatawan.

Menteri Pariwisata menekankan bahwa pembangunan pariwisata ke depan harus semakin berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan. Karena itu, Kementerian Pariwisata akan terus memperkuat kolaborasi dengan DPR RI, pemerintah daerah, kementerian/lembaga, industri, komunitas, dan masyarakat.

“Pekerjaan rumah kita masih besar. Namun arah kita jelas: pariwisata Indonesia harus tumbuh lebih berkualitas, lebih merata, dan lebih berpihak kepada masyarakat. Pariwisata harus menjadi kekuatan ekonomi yang tumbuh bersama rakyat dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi Indonesia,” pungkasnya.


Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya