Berita

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Hukum

Masih Diburu, Wamen Imipas Silmy Karim Diminta Serahkan Diri ke KPK

RABU, 03 JUNI 2026 | 17:56 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Belum ditemukan keberadaannya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) minta agar Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim untuk kooperatif menyerahkan diri dalam rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) terkait keimigrasian.

Jurubicara KPK, Budi Prasetyo membenarkan bahwa Wamen Silmy Karim menjadi salah satu pihak yang sedang dicari untuk diamankan. Akan tetapi, hingga Rabu sore, 3 Juni 2026, keberadaan Silmy Karim belum diketahui petugas KPK.

"Tim masih terus melakukan pencarian," kata Budi kepada wartawan di Jakarta, Rabu sore, 3 Juni 2026.


Untuk itu, KPK mengultimatum agar Silmy Karim dapat menyerahkan diri ke KPK.

"KPK meminta agar para pihak dapat kooperatif," tegas Budi.

Sementara itu, Silmy Karim masih sempat memberikan respons ketika dikirimkan pesan redaksi untuk dimintai tanggapannya terkait OTT pejabat Imigrasi Jakarta Barat.

"Selamat sore…. Baiknya pak menteri yg jawab ya," kata Silmy dalam pesan elektronik kepada RMOL sekitar pukul 15.48 WIB.

Sejak Selasa malam, 2 Juni 2026 hingga Rabu, 3 Juni 2026, KPK telah mengamankan belasan orang dalam kegiatan OTT di Jakarta Barat. Pencarian para pihak pun melebar hingga ke Bali dan Jawa Barat.

Belasan orang yang ditangkap merupakan penyelenggara negara dan swasta. Pihak penyelenggara negara salah satunya adalah Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat, Ronald Arman Abdullah.

Selain itu, KPK juga mengamankan beberapa barang bukti, yakni kendaraan mobil dan motor, dan juga barang bukti dalam bentuk uang tunai seperti valas dalam bentuk dolar Amerika Serikat (AS) dan dolar Singapura, serta emas logam mulia.

Peristiwa OTT ini berkaitan dengan proses pengurusan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAP) dan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) untuk Warga Negara Asing (WNA).


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya