Berita

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Mohammad Jumhur Hidayat dan Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat HIPMI (BPP HIPMI) periode 2026-2029 Anthony Leong. (Foto: Dok HIPMI)

Politik

Temui Jumhur, Anthony Leong Dorong HIPMI Jadi Motor Green Economy

RABU, 03 JUNI 2026 | 01:30 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) didorong lebih aktif dalam membangun ekosistem green entrepreneur yang berorientasi pada keberlanjutan.

Hal tersebut disampaikan Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat HIPMI (BPP HIPMI) periode 2026-2029 Anthony Leong saat melakukan pertemuan dengan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Mohammad Jumhur Hidayat.

Dalam kesempatan itu, Anthony menegaskan bahwa HIPMI harus mengambil peran lebih besar dalam mempersiapkan pengusaha muda menghadapi perubahan tren bisnis global yang semakin mengedepankan prinsip keberlanjutan dan tata kelola lingkungan.


"Pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan tidak boleh dipertentangkan. Ke depan justru pengusaha yang adaptif terhadap green economy akan memiliki daya saing lebih kuat," kata Anthony Leong dalam keterangannya, Selasa 2 Juni 2026.

Ia juga mendorong agar HIPMI lebih aktif membangun ekosistem keberlanjutan melalui program green financing, pelatihan sustainability business, pengembangan energi baru terbarukan, hingga penguatan industri ramah lingkungan.

Menurut Anthony, pengusaha di dalam negeri perlu segera beradaptasi dengan standar Environmental, Social, and Governance (ESG) yang kini semakin menjadi perhatian pasar internasional.

"Ke depan bukan hanya harga dan kualitas produk yang dinilai pasar global, tetapi juga bagaimana proses produksinya memperhatikan lingkungan dan sustainability," kata Anthony. 

Sementara itu, Jumhur menyambut baik inisiatif kerja sama dengan kalangan pengusaha muda. Ia menilai dunia usaha memiliki posisi strategis dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan.

"Kita membutuhkan pengusaha-pengusaha muda yang bukan hanya berpikir tentang pertumbuhan bisnis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan dan masa depan bangsa," ujar Jumhur.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya