Berita

Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi. (Foto: Dok. Kemendagri)

Politik

Dukcapil Kini Punya Dashboard Pemantauan Data Real-Time

SELASA, 02 JUNI 2026 | 15:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Direktorat Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi memperkenalkan inovasi baru berupa mini command center.

Fasilitas baru ini menampilkan dashboard pemantauan data kependudukan dan biometrik secara real-time alias waktu nyata.

Inovasi tersebut diperkenalkan di sela-sela kegiatan syukuran pasca Hari Raya Iduladha 1447 H yang berlangsung hangat di Ruang Rapat PIAK, Gedung A Lantai 2, Jakarta, Selasa, 2 Juni 2026.


Hadir langsung dalam acara tersebut Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi, Sesditjen Dukcapil Hani Syopiar Rustam, Direktur PIAK Muhammad Nuh Al Azhar, serta jajaran direktur dan pegawai di lingkungan Ditjen Dukcapil.

Direktur PIAK, Muhammad Nuh Al Azhar menjelaskan, dashboard pemantauan ini bukan sekadar pajangan angka digital, melainkan alat konkret untuk mempermudah pengambilan keputusan berbasis data, bukan asumsi.

"Kalau ada permintaan data per provinsi, bahkan sampai tingkat kelurahan, bisa langsung terlihat wilayah mana yang aktif dan capaian terbaiknya. Jadi keputusan benar-benar berdasarkan data," kata Nuh Al Azhar.

Saat disimulasikan, dashboard tersebut mampu menyajikan capaian Identitas Kependudukan Digital (IKD), jumlah penduduk, kartu keluarga, data wajib rekam, hingga data biometrik tahun berjalan.

Hebatnya lagi, sistem ini sudah terintegrasi dengan pemantauan keamanan dan CCTV di tiga lokasi data center sekaligus, yakni Medan Merdeka Utara, Kalibata, dan Data Recovery Center di Batam. Ke depan, sistem ini akan ditingkatkan menjadi dashboard keamanan siber yang dilengkapi indikator serangan dan alarm real-time.

Sementara itu, Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menegaskan bahwa rasa syukur atas berbagai capaian kinerja harus diwujudkan melalui inovasi yang terus berkembang. Menurutnya, dashboard ini adalah fondasi awal menuju command center Dukcapil yang lebih besar.

"Dengan data yang tersaji secara cepat dan akurat, berbagai persoalan di daerah bisa segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti. Sementara daerah yang berprestasi bisa langsung kita apresiasi," tutur Teguh.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya